Ratusan peserta dari berbagai daerah memadati Glasshaus Padel di kawasan Fabriek Blok, Tabing, Kota Padang, selama dua hari pada 6 hingga 7 Juni 2026, menandai berakhirnya ajang Rosiade Padel Cup Vol 1 2026. Turnamen ini disebut-sebut sebagai salah satu kejuaraan padel terbesar yang pernah digelar di Sumatera Barat sekaligus menjadi indikator semakin pesatnya perkembangan olahraga tersebut di Ranah Minang.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menegaskan bahwa kompetisi ini tidak akan berhenti pada edisi perdananya. Ke depannya, Andre Rosiade Padel Cup direncanakan menjadi agenda rutin yang berkelanjutan sebagai bagian dari strategi mempercepat pertumbuhan olahraga padel di Indonesia, khususnya di Sumatera Barat.
“Iven ini akan digelar secara kontinu. Seperti yang sudah saya sampaikan, Rosiade Padel Cup akan digelar dua kali dalam setahun di Sumatera Barat, ditambah enam kali di Pulau Jawa,” kata Andre usai menutup turnamen dan menyerahkan hadiah kepada para pemenang, Minggu (7/6/2026) di Glasshaus Padel, Padang.
Menurut politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) itu, tingginya antusiasme peserta dan masyarakat menjadi bukti bahwa padel memiliki prospek besar untuk berkembang di Indonesia. Ia berkomitmen untuk terus mendukung penyelenggaraan kompetisi dan pembinaan atlet agar olahraga ini semakin dikenal luas.
“Ini adalah ajang untuk membuktikan bahwa padel bisa menjadi olahraga yang diperhitungkan nantinya. Kita ingin semakin banyak masyarakat mengenal, mencoba, dan memainkan olahraga ini. Dengan semakin banyak turnamen, tentu akan lahir atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI tersebut.
Andre menambahkan, kehadiran turnamen seperti ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga sarana memperkenalkan padel kepada masyarakat dan menciptakan ekosistem olahraga yang sehat serta kompetitif. Ia berharap Sumatera Barat dapat menjadi salah satu daerah pelopor perkembangan padel di Indonesia. Menurutnya, dukungan fasilitas yang semakin baik serta minat masyarakat yang tinggi menjadi modal penting untuk menjadikan Sumbar sebagai pusat pertumbuhan olahraga tersebut.
Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Besar Padel Indonesia (PBPI) Sumbar, Tommy Rumengan, mengapresiasi komitmen Andre Rosiade yang dinilainya menjadi motor penggerak penyelenggaraan turnamen padel berskala besar di Sumatera Barat. Tommy yang hadir sejak pembukaan turnamen pada Jumat (5/6/2026) menyebut dukungan Andre telah memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan padel di daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Andre Rosiade yang telah mengadakan event besar ini. Turnamen ini menghadirkan pelatih dan atlet padel nasional maupun internasional sehingga menjadi momentum penting bagi perkembangan padel di Sumatera Barat,” kata Tommy Rumengan didampingi Ketua Panitia Ikhsan “Bob” Alinea.
Selama dua hari pelaksanaan, pertandingan berlangsung kompetitif dan menyedot perhatian para pecinta olahraga padel. Sejumlah pasangan terbaik berhasil tampil konsisten hingga meraih gelar juara di masing-masing kategori yang dipertandingkan.
Pada kategori Women’s Bronze, pasangan Siti Sarah dan Kadek Gita Purnami berhasil meraih gelar juara pertama setelah tampil impresif sepanjang turnamen. Posisi kedua ditempati Olivia Astari dan Gusnita Parmita Sari, sedangkan peringkat ketiga diraih pasangan Fuji Rahman dan Dini Restu Alimi. Di kategori Men’s Bronze, gelar juara berhasil diraih pasangan Arfan dan Jonathan. Posisi runner-up ditempati Edo dan Kenny, sementara peringkat ketiga menjadi milik pasangan Deri dan Manu.
Pada kategori Men’s Silver, pasangan Mazza Hadaduzzikra dan Jefri Wiranda tampil sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih pasangan Gesha Otista Amara dan Gusti Jaya Satria, sedangkan pasangan Faiz Utama Ridho dan Yogi Wirianto menempati peringkat ketiga.
Selain trofi dan penghargaan, para pemenang juga mendapatkan hadiah uang pembinaan dengan total puluhan juta rupiah. Untuk kategori Men’s Bronze dan Women’s Bronze, juara pertama menerima hadiah sebesar Rp12,5 juta, juara kedua Rp7,5 juta, dan juara ketiga Rp5 juta. Sementara untuk kategori Men’s Silver, juara pertama memperoleh hadiah Rp25 juta, juara kedua Rp15 juta, dan juara ketiga Rp10 juta.
Dengan suksesnya penyelenggaraan edisi perdana ini, Andre Rosiade optimistis olahraga padel akan terus berkembang pesat di Indonesia. Melalui penyelenggaraan turnamen yang berkesinambungan dan dukungan terhadap pembinaan atlet, ia berharap Sumatera Barat tidak hanya menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan padel nasional, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Artikel Terkait
Wakil MPR: Pemberantasan Korupsi di Pendidikan Tak Cukup Hanya dengan Surat Edaran
Polairud Polda Metro Jaya Tangkap Dua Pengedar Obat Keras Ilegal di Muara Baru, Sita 23 Ribu Butir
Wamendagri Ribka Haluk Dorong PIKI Jadi Organisasi yang Pengaruhi Kebijakan Publik
CFD Rasuna Said Kembali Digelar, Warga Antusias Manfaatkan Ruang Publik untuk Olahraga dan Rekreasi