Ribuan umat Buddha dari berbagai daerah memadati kawasan Candi Borobudur, Jawa Tengah, untuk mengikuti rangkaian perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026, sebuah momentum spiritual yang puncaknya ditandai dengan pemukulan gong tepat pada pukul 15.44.44 WIB sebagai simbol kebangkitan spiritual dan pencerahan Sang Buddha.
Perayaan tahun ini mengusung tema “Dharma sebagai Sumber Moral dan Kebajikan” dengan sub-tema “Cinta Kasih Sumber Perdamaian Dunia”. Ketua Umum Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), Hartati Murdaya, menegaskan bahwa tema tersebut sangat relevan dengan kondisi global yang masih dilanda berbagai konflik. Melalui ajaran Dharma, umat diajak untuk membebaskan diri dari hawa nafsu duniawi, kemarahan, dan kebencian.
“Untuk apa mempertahankan sesuatu yang tidak kekal? Pada akhirnya juga tidak dibawa pergi,” pesan Hartati dalam siaran langsung dari lokasi perayaan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Walubi, Bhante Kamsai Sumano Mahathera, memberikan penjelasan mendalam mengenai makna di balik pakaian serba putih yang dikenakan oleh seluruh umat. Menurutnya, warna putih melambangkan kesucian mutlak dan kebebasan batin dari segala kotoran, baik itu pikiran, ucapan, maupun perbuatan negatif.
Di tengah berbagai tantangan kehidupan modern, Bhante Kamsai mengajak umat Buddha untuk menciptakan kedamaian mulai dari diri sendiri. Salah satu caranya adalah dengan mempraktikkan Lima Pancasila Buddhis, yakni tidak membunuh atau menyakiti makhluk hidup, tidak mencuri, tidak berbuat asusila, tidak berbohong, serta tidak mengonsumsi minuman keras atau zat memabukkan.
“Ini adalah hari kesadaran buat umat Buddha. Dengan bertekad memegang kelima hal tersebut, berarti hari ini tidak ada yang mengganggu jiwa siapa pun. Kita mulai melangkah menuju karma baik,” ucap Bhante Kamsai.
Artikel Terkait
Polisi Amankan Pria yang Terekam Malak Pengendara Mobil di Dago Atas Bandung
Indonesia Kalahkan Brasil Lewat Adu Penalti, Lolos ke Final IFA7 World Championship 2026
Nurcholis Madjid: Antara Ibadah Kurban dan Tradisi yang Tak Terpisahkan
Jenazah Ryamizard Ryacudu Disalatkan di Cikeas, Akan Dimakamkan di TMP Kalibata