Proses perbaikan jalan amblas di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, terus berlangsung hingga saat ini. Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta telah memasang gorong-gorong atau box culvert di titik lokasi amblas sebagai langkah awal penanganan infrastruktur yang rusak.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu (31/5), terlihat box culvert telah terpasang dan aliran air berjalan lancar, tidak ses deras dibandingkan hari sebelumnya. Tumpukan tanah hasil penggalian masih terlihat di sisi kiri jalan, sementara sejumlah petugas tengah menggali saluran air di area yang sama. Satu unit ekskavator masih bersiaga di lokasi untuk mendukung proses pengerjaan.
Kondisi lalu lintas pada pagi hari tidak mengalami penyempitan berarti. Seluruh lajur arah Depok sudah dapat dilalui kendaraan, meskipun terdapat pembatas di sisi kanan jalan. Pelat besi masih terpasang di atas area yang amblas, sehingga pengendara cenderung mengurangi kecepatan saat melintas.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan, Santo, menyatakan bahwa perbaikan badan jalan utama akan dipercepat. Targetnya, dalam waktu tiga hari jalan tersebut sudah dapat dilalui kendaraan secara normal.
“Untuk yang induknya (badan jalan) kita kejar nih dalam waktu tiga hari ini. Iya (untuk dilalui kendaraan normal lagi), intinya lalu lintas sudah clear-lah, udah nggak macet lagi istilahnya,” ujar Santo saat ditemui pada Sabtu (30/5).
Santo menjelaskan, fokus utama petugas saat ini adalah menyelesaikan pengerjaan di bagian hulu hingga hilir sepanjang sepuluh meter. Pemasangan box culvert dilakukan untuk mengalirkan air dari Saluran Penghubung (PHB) Universitas Indonesia menuju Sungai Ciliwung.
Sementara itu, pengerjaan secara total hingga benar-benar tuntas diperkirakan memakan waktu hingga dua minggu. Hal ini disebabkan oleh kendala teknis di sisi kiri dan kanan jalan, di mana terdapat utilitas berupa kabel dan tiang yang menghalangi penggunaan mesin atau material pabrikan.
“Kenapa yang samping ini bisa sampai 2 minggu? Karena ini pasangan turap batu kali. Kalau box kan sudah pabrikan, tinggal pasang doang. Kalau turap ini (susun manual). Enggak mungkin kita pasang pakai boks karena ada utilitas,” jelas Santo.
Artikel Terkait
Kamboja Hapus Denda Overstay bagi 5.950 WNI Korban Penipuan Daring
Polisi Amankan Pria yang Palak Pengendara Mobil di Dago Atas Bandung
Pelemahan Rupiah Dinilai Jadi Peluang Emas Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Mancanegara
Polisi Gagalkan Penyelundupan 933 Butir Ekstasi dan 300 Cartridge Etomidate di Pelalawan