Perserikatan Bangsa-Bangsa akan memberikan penghargaan anumerta kepada sejumlah personel penjaga perdamaian asal Indonesia yang gugur saat menjalankan misi di bawah bendera PBB. Penganugerahan tersebut direncanakan berlangsung dalam rangka peringatan Hari Internasional Penjaga Perdamaian pada 5 Juni mendatang.
Berdasarkan keterangan yang diterima dari Pusat Informasi PBB (UNIC) Indonesia, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres akan menyerahkan Medali Dag Hammarskjöld kepada dua personel Indonesia yang gugur pada tahun 2025. Keduanya adalah Kopral Dua Eko Prambudi Santoso yang bertugas dalam Misi Stabilisasi Organisasi PBB di Republik Demokratik Kongo (MONUSCO), serta Brigadir Polisi Kepala Sri Widodo yang bertugas di Misi Stabilisasi Terpadu Multidimensi PBB di Republik Afrika Tengah (MINUSCA).
“Dua personel dari Indonesia tersebut yaitu Kopral Dua Eko Prambudi Santoso, yang bertugas bersama Misi Stabilisasi Organisasi PBB di Republik Demokratik Kongo (MONUSCO) dan Brigadir Polisi Kepala Sri Widodo yang bertugas bersama Misi Stabilisasi Terpadu Multidimensi PBB di Republik Afrika Tengah (MINUSCA),” demikian pernyataan resmi UNIC Indonesia.
Sementara itu, PBB juga akan memberikan medali yang sama kepada empat personel penjaga perdamaian asal Indonesia lainnya. Keempat prajurit tersebut gugur saat bertugas bersama Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di tengah konflik bersenjata antara Israel dan Hizbullah pada awal tahun ini. Namun, upacara penganugerahan bagi keempat prajurit itu baru akan digelar pada tahun depan.
Artikel Terkait
Baznas Salurkan Daging Dam Haji ke Warga Kurang Mampu di Pemalang
Dewan Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia-Prancis Resmi Diluncurkan, Targetkan Perdagangan Tiga Kali Lipat pada 2035
Tokoh Adat Merauke Laporkan Ketua LBH Papua ke Polda Metro Jaya Terkait Pemutaran Film Tanpa Izin
Api Dharma Mrapen Tiba di Candi Mendut, Tandai Awal Rangkaian Prosesi Waisak 2026