Seorang pria bersenjata yang tewas dalam insiden penembakan di kawasan Gedung Putih, Amerika Serikat, pada Sabtu (23/5) waktu setempat, telah teridentifikasi. Pelaku diketahui bernama Nasire Best, berusia 21 tahun, yang sebelumnya pernah berurusan dengan aparat keamanan karena mencoba memasuki kompleks kepresidenan tersebut.
Informasi mengenai identitas tersangka diperoleh dari sumber internal Dinas Rahasia AS yang disampaikan kepada CBS, mitra media BBC di Amerika. Sumber tersebut mengungkapkan bahwa Best pernah ditangkap oleh Dinas Rahasia pada Juli 2025, saat ia berupaya menerobos masuk ke area Gedung Putih. Setelah insiden itu, ia dirujuk ke bangsal psikiatri untuk menjalani perawatan terkait masalah kesehatan mental.
Pada insiden terbaru, Best dilaporkan melepaskan tembakan terlebih dahulu sebelum akhirnya ditembak mati oleh petugas keamanan di luar Gedung Putih. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam, saat Presiden AS Donald Trump tengah berada di dalam gedung. Meskipun demikian, Trump dilaporkan tidak terpengaruh dan tetap dalam kondisi aman.
Sementara itu, otoritas terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik aksi tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Gedung Putih mengenai peningkatan status pengamanan pascainsiden.
Artikel Terkait
Kecelakaan Tol Paspro: Sopir Rombongan Anggota DPR Diduga Mengantuk Hingga Tabrak Truk
Anggota DPR Gus Hilman Melewati Masa Kritis Usai Kecelakaan di Tol Pasuruan-Probolinggo
Harga Emas Antam Melemah, IHSG Menguat di Tengah Optimisme Pasar dan Penyaluran BPNT Tahap Kedua
Asal-usul Istilah Debat Kusir dari Anekdot Haji Agus Salim Naik Delman