Patroli gabungan antara Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Polres Metro Jakarta Timur berhasil menggagalkan rencana tawuran remaja di kawasan Jalan Raya Tengah, Jakarta Timur, Jumat dini hari. Sebanyak sepuluh remaja diamankan petugas di lokasi kejadian.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menyatakan bahwa patroli tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, terutama pada jam-jam rawan.
“Patroli ini merupakan upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (9/5/2026).
Dari lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, tongkat golf, sepeda motor, dan telepon genggam. Rencana aksi tawuran tersebut terungkap setelah adanya laporan dari masyarakat yang mencurigai gerombolan remaja berkumpul pada dini hari. Tim gabungan yang tengah berpatroli pun segera bergerak ke lokasi.
“Tim gabungan kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan mendapati sekelompok remaja diduga hendak melakukan aksi tawuran. Petugas langsung mengamankan para remaja beserta barang bukti untuk mencegah terjadinya bentrokan yang dapat membahayakan warga sekitar maupun pengguna jalan,” kata Henik.
Menurut Henik, patroli gabungan semacam ini rutin digelar sebagai langkah preventif guna menekan angka kriminalitas dan kenakalan remaja di wilayah Jakarta Timur. Kehadiran personel Brimob di lapangan, lanjutnya, diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak para pelaku gangguan keamanan.
“Patroli rayonisasi tersebut digelar untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas pada jam rawan malam hingga subuh,” ucapnya.
Seluruh remaja yang diamankan kini telah dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan,” ujar Henik.
Artikel Terkait
Menteri Agama Undang Paus Leo XIV ke Jakarta Usai Dampingi Pemimpin Vatikan di Acara Vatikan
Serangan Militer AS di Pasifik Timur Tewaskan Dua Tersangka Penyelundup Narkoba
Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Pegawai SPBU di Cileungsi yang Viral di Medsos
Presiden Prabowo Resmikan Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sabtu Pekan Ini