Seorang siswi SMA Negeri di Musi Rawas, Sumatera Selatan, jadi korban penganiayaan. Namanya PC, usianya baru 15 tahun. Kejadiannya di ruang UKS sekolah, dilakukan oleh tiga temannya sendiri. Akibatnya? Korban mengalami luka-luka.
Motifnya cukup mencengangkan. Bukan karena cemburu soal nilai atau rebutan pacar, melainkan karena orang tua para pelaku sering membanding-bandingkan mereka dengan korban. "Jadi ibu mereka ini bandingin mereka dengan korban seperti korban ini cantik dan juga pintar. Akibatnya mereka jadi emosi karena dibanding-bandingin terus," jelas Kapolsek Muara Kelingi, Iptu M Nur Hendra, Kamis (30/4/2026).
Peristiwa ini terjadi sehari sebelumnya, Rabu (29/4), sekitar jam sembilan pagi. Ketiga pelaku dan korban ternyata bukan cuma teman sekolah mereka masih ada hubungan keluarga. Ironis, ya?
"Korban dipukul, dicengkeram, hingga dijambak oleh ketiga terduga pelaku. Setelah korban berteriak, para guru akhirnya datang sampai mereka di panggil ke kantor untuk diselesaikan masalah itu," ujar Kapolsek lagi.
Di hari yang sama, korban bersama keluarganya langsung mendatangi Polsek Muara Kelingi. Mereka datang untuk membuat laporan. Pihak kepolisian pun mengarahkan korban untuk melakukan visum.
"Keluarga korban tadi bilang kalau hasil visum dan rontgen sudah keluar dan para terduga pelaku belum ada itikad baik, mereka akan langsung membuat laporan resmi di Polsek Muara Kelingi terkait kasus penganiayaan tersebut," tuturnya.
Entah bagaimana kelanjutan kasus ini, yang jelas korban masih menunggu itikad baik dari para pelaku. Kalau tidak ada, laporan resmi sudah siap dilayangkan.
Artikel Terkait
Jasamarga Catat Kepadatan di Sejumlah Ruas Tol Jabodetabek Jelang Tengah Malam
Telkomsel Siapkan Paket RoaMAX Haji 2026 dan Posko di Berbagai Embarkasi untuk Dukung Konektivitas Jemaah di Tanah Suci
Yusril Usul Partai Politik Wajib Miliki Minimal 13 Kursi DPR, Pengamat Sebut Bentuk Pembelaan ke Partai Nonparlemen
Calon Jemaah Haji Asal Lombok Gagal Berangkat karena Tercekal Imigrasi 10 Tahun