Kebakaran Apartemen Mediterania Jakarta Barat, 89 Penghuni Dievakuasi, 20 Orang Alami Sesak Napas

- Kamis, 30 April 2026 | 18:15 WIB
Kebakaran Apartemen Mediterania Jakarta Barat, 89 Penghuni Dievakuasi, 20 Orang Alami Sesak Napas

Jakarta – Kebakaran melanda Apartemen Mediterania di Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat. Titik api, menurut keterangan awal, berasal dari panel listrik yang ada di basement.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi, menyampaikan hal itu berdasarkan laporan yang diterima dari petugas keamanan setempat. "Kami menerima informasi awal dari petugas sekuriti, sumber api berasal dari panel listrik di basement," ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis, 30 April 2026.

Meski begitu, penyebab pasti kenapa panel listrik itu tiba-tiba menyala masih didalami. Twedi bilang, fokus utama sekarang bukanlah investigasi, melainkan evakuasi para penghuni. "Terkait penyebab kebakaran, masih dalam tahap penyelidikan. Fokus utama kami saat ini adalah proses evakuasi," kata dia.

Api sendiri relatif cepat dipadamkan. Tapi masalahnya, asap sisa kebakaran ternyata masih mengepul hingga ke lantai 33 dan terus ke atas. Sebagian besar penghuni memang sudah turun baik atas inisiatif sendiri maupun dibantu petugas. Namun, ada juga yang sempat terjebak di unit masing-masing, terpapar asap yang cukup pekat.

Dampaknya? Sekitar 20 orang dilaporkan mengalami sesak napas. "Mereka sudah dirujuk ke rumah sakit oleh PMI dan petugas kesehatan," tambah Twedi.

Berdasarkan data sementara, total 89 penghuni berhasil dievakuasi keluar dari gedung. Tapi angka itu masih bisa berubah. "Kami masih butuh data tambahan dari paguyuban penghuni, khususnya bagi warga yang sudah keluar lebih dulu sejak pagi hari," jelasnya.

Menariknya, meski situasi sudah mulai kondusif, masih ada sekitar 20 penghuni yang memilih bertahan di dalam apartemen. Alasannya? Mereka merasa unitnya sudah aman dan udaranya cukup bersih. Lagipula, lift tidak bisa dipakai, jadi satu-satunya akses evakuasi cuma lewat tangga darurat. "Sebagian dari mereka memilih tidak turun karena kondisi di unit dinilai sudah aman dan udara cukup bersih," kata Twedi.

Proses evakuasi sendiri berlangsung dramatis. Karena asap memenuhi lorong dalam gedung, petugas pemadam terpaksa mengevakuasi penghuni dari sisi luar. Tangga evakuasi dipasang berjenjang dari lantai dasar hingga lantai enam. Satu per satu penghuni diturunkan dengan hati-hati. Mereka diikatkan tali agar tidak jatuh selama proses penurunan.

Di posko informasi, petugas sibuk mendata siapa saja yang sudah berhasil keluar dan siapa yang masih terjebak. Suasana memang masih agak kacau, tapi setidaknya evakuasi berjalan tanpa korban jiwa sejauh ini.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar