Menteri LH Siapkan Mitigasi Antisipasi Kebakaran Hutan Akibat El Nino Panjang

- Rabu, 29 April 2026 | 18:10 WIB
Menteri LH Siapkan Mitigasi Antisipasi Kebakaran Hutan Akibat El Nino Panjang

Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, angkat bicara soal ancaman El Nino. Katanya, pihaknya bakal menyiapkan langkah mitigasi biar kebakaran hutan nggak meluas. Ini bukan perkara sepele, apalagi prediksi El Nino tahun ini katanya bakal panjang.

“Dan dalam waktu dekat ini soal El Nino ya, soal kebakaran hutan. Oke, ini masalah juga saya kasih ini aja. Saya nanti akan kerja keras sama Pak Wamen dan dukungan semua pihak tentunya, memastikan mitigasi tentang kebakaran hutan itu harus dilakukan dengan betul-betul serius,” ujarnya di gedung Kementerian LH, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2026).

Nah, menurut Jumhur, sebenarnya sudah ada laporan masuk soal kendala di lapangan. Banyak cara yang sebenarnya bisa dilakukan, tapi entah kenapa mandek. “Sebetulnya ada saya dapat laporan, banyak cara untuk memitigasi ini. Tapi nggak jalan ya karena satu dan lain hal, maka insyaallah dalam situasi sekarang ini saya akan memimpin,” kata dia.

Dia juga bilang, dengan kerja keras yang maksimal, mudah-mudahan dampak El Nino yang panjang ini bisa ditekan. “Mudah-mudahan El Nino yang panjang ini, dengan kerja keras yang baik ini, kita bisa menekan serendah-rendahnya,” tambahnya.

Di sisi lain, Jumhur menekankan pentingnya intervensi ke pihak-pihak pemegang konsesi. Termasuk juga ke masyarakat adat yang punya hutan. Menurut dia, edukasi di sana masih kurang. “Itu intervensi kita mungkin harus lebih serius di sini, karena mereka mungkin tidak teredukasi soal itu. Karena itu nanti ada pemikiran, oke deh ada dukungan-dukungan dana untuk membantu pembuatan parit, genangan air, bagi yang open access,” tuturnya.

Pokoknya, semua upaya mitigasi itu dari bikin parit sampai genangan air bakal dipikirkan matang-matang. Semoga saja kali ini benar-benar jalan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar