Polisi Jerman Bubarkan Hells Angels Leverkusen, Sita Aset Rp43 Miliar dalam Operasi Besar

- Rabu, 29 April 2026 | 08:30 WIB
Polisi Jerman Bubarkan Hells Angels Leverkusen, Sita Aset Rp43 Miliar dalam Operasi Besar

Geng Motor Hells Angels Dibubarkan, Polisi Jerman Gelar Operasi Besar-besaran

Pemerintah Negara Bagian Nordrhein-Westfalen (NRW) resmi melarang dan membubarkan organisasi Hells Angels Motorcycle Club cabang Leverkusen. Keputusan itu diumumkan pada Selasa, 28 April. Sejak subuh, polisi Jerman sudah bergerak. Lebih dari 1.200 personel dikerahkan. Mereka menggeledah puluhan lokasi tepatnya lebih dari 50 tempat yang tersebar di 28 kota. Wilayah operasinya masih di NRW. Menurut keterangan polisi dan kementerian dalam negeri setempat, sasaran penggeledahan adalah rumah tinggal dan tempat usaha milik anggota serta pendukung geng motor tersebut. Informasi ini dikutip dari kantor berita epd. Menteri Dalam Negeri NRW, Herbert Reul dari partai CDU, angkat bicara di Düsseldorf. Ia menyebut operasi ini sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah negara bagian untuk memberantas kejahatan geng motor. “Siapa pun yang mencari uang dengan senjata, narkoba, dan intimidasi harus siap jika polisi menggerebek kamar tidurnya di pagi hari,” kata Reul dengan nada tegas. Pemerintah setempat menilai kejahatan yang dilakukan geng motor ini sudah mengancam keamanan negara. “Mereka menciptakan rasa takut di masyarakat dan berusaha melemahkan monopoli negara atas penggunaan kekuatan,” ujarnya. “Dan itu tidak akan kami biarkan.”

Aset Disita Capai 2,5 Juta Euro

Penyelidikan diarahkan pada 44 orang tersangka. Usia mereka bervariasi, dari 21 hingga 59 tahun. Dari penggeledahan, polisi menyita sepeda motor dan senjata. Ada juga indikasi awal soal budidaya narkoba yang berorientasi keuntungan. Yang cukup mencolok, aset yang disita nilainya mencapai sekitar 2,5 juta euro. Informasi ini dilansir dari AFPD. Lokasi penggeledahan tidak hanya di Leverkusen. Melainkan juga di Köln, Dortmund, dan Duisburg. Dasar dari pelarangan dan penggeledahan ini adalah hasil penyelidikan yang sudah berjalan cukup lama. Para tersangka diduga terlibat dalam pembentukan atau keanggotaan organisasi kriminal. Di Langenfeld, seorang pria berusia 46 tahun bahkan ditangkap. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepolisian Düsseldorf dan kejaksaan yang berwenang. Di bengkel milik tersangka, polisi menemukan banyak sepeda motor Harley-Davidson. Reul menyebutkan hal itu dalam keterangannya. Saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki kepemilikan motor-motor tersebut. Selain motor dan senjata, sebuah brankas bank di Lünen juga ikut digeledah. Menurut kementerian, aset organisasi ini akan disita dan dialihkan untuk kepentingan Negara Bagian Nordrhein-Westfalen.

Baru Berdiri Dua Tahun

Menurut Kementerian Dalam Negeri NRW, cabang Leverkusen ini sebenarnya masih tergolong baru. Didirikan pada Mei 2024 sebagai “Prospect Charter” semacam status calon anggota. Lalu pada Juni 2025, statusnya ditingkatkan menjadi cabang resmi. “Para anggota kerap terlibat dalam berbagai tindak pidana,” demikian pernyataan kementerian. Mulai dari perdagangan narkotika ilegal, ancaman, pemaksaan, penganiayaan, hingga pemerasan dengan kekerasan. Penggeledahan dilakukan oleh Kepolisian Düsseldorf. Mereka berada di bawah pimpinan unit pusat dan koordinasi penuntutan tindak pidana terorganisir di NRW, yakni Kejaksaan Düsseldorf. Personel yang dikerahkan berasal dari berbagai badan kepolisian. Termasuk unit khusus dan polisi siaga. Sampai laporan ini dibuat, sebagian penggeledahan masih berlangsung. "Editor: Yuniman Farid"

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar