Ada yang janggal di medan perang Lebanon selatan. Di satu sisi, Israel mengklaim pasukannya disiplin. Tapi di lapangan, ceritanya lain.
Pasukan Israel atau yang biasa kita sebut IDF kedapatan menjarah properti warga di beberapa titik di Lebanon selatan. Ironisnya, aturan main mereka sendiri melarang keras aksi penjarahan semacam itu. Aneh, bukan?
Menurut laporan Haaretz, koran Israel yang cukup vokal dan berhaluan kiri, kejadian ini bukan isapan jempol. Mereka mengutip kesaksian langsung dari para prajurit dan komandan yang ada di lokasi. Katanya, barang-barang milik sipil diambil seenaknya.
Nggak cuma itu. Media sosial juga ramai dengan rekaman-rekaman yang memperlihatkan tentara Israel saling merekam sambil tertawa-tawa. Mereka merusak isi rumah warga. Di video lain, ada seorang tentara dengan santainya menghancurkan patung pakai palu godam. Suasana di sana terasa seperti pesta kehancuran, bukan operasi militer.
Lalu, bagaimana reaksi atasan mereka?
Kepala Staf Angkatan Darat Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, bereaksi keras. Dia mengeluarkan peringatan yang cukup pedas.
"Fenomena penjarahan, jika memang ada, sangat memalukan dan berisiko mencoreng nama IDF secara keseluruhan. Jika insiden seperti itu terjadi, kami akan menyelidikinya," ujarnya dalam pernyataan resmi, seperti dilansir AFP pada Selasa (28/4/2026).
Nada bicaranya tegas. Tapi pertanyaannya, seberapa serius penyelidikan itu nanti? Atau cuma formalitas belaka? Kita lihat saja. Yang jelas, citra militer Israel di mata dunia dan mungkin juga di mata rakyatnya sendiri sedang diuji.
Artikel Terkait
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor di Tuban, Target Kirim 450.000 Ton Semen ke AS pada 2026
Iran dan AS Akan Teken Kesepakatan Damai Secara Digital dalam Beberapa Hari, Klaim Menlu Iran
Trump Dukung Timnas AS Jelang Piala Dunia 2026, Tak Hadir di Stadion
Dua Pengendara Motor Tercebur ke Proyek Saluran Air di Surabaya, Satu Tewas