Dubes Tiongkok Sebut Buku Xi Jinping Jadi Jendela Baru bagi Publik Indonesia

- Selasa, 28 April 2026 | 20:15 WIB
Dubes Tiongkok Sebut Buku Xi Jinping Jadi Jendela Baru bagi Publik Indonesia
Peluncuran Buku Xi Jinping di Jakarta

Jakarta Suasana di Kedutaan Besar Tiongkok, Selasa sore, terasa sedikit berbeda. Ada semacam geliat antusiasme yang sulit disembunyikan. Peluncuran buku "Xi Jinping: The Governance of China" jilid kelima edisi bahasa Inggris baru saja usai digelar. Dan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong, punya keyakinan sendiri soal buku ini.

Menurut Wang, buku itu bukan sekadar tumpukan kertas berisi pidato. Lebih dari itu, ia menyebutnya sebagai semacam jendela. “Buku ini membuka perspektif baru bagi semua kalangan di Indonesia untuk melihat Tiongkok seperti apa,” ujarnya, Selasa, 28 April 2026.

Dia juga menambahkan, buku ini bisa jadi referensi. Bukan cuma buat Indonesia, tapi juga negara-negara lain yang ingin membangun modernisasinya sendiri. “Ini menjadi referensi utama bagi berbagai negara di dunia untuk membangun modernisasinya sendiri dan meningkatkan kapasitas pembangunan,” kata Wang, mengutip pernyataan yang disiarkan Antara.

Nah, soal hubungan bilateral, Wang merasa optimistis. Menurut dia, hubungan Indonesia dan Tiongkok sudah berjalan lama. Tapi belakangan ini, katanya, perkembangannya makin cepat. “Kedua negara saling memahami dan mendukung pembangunan nasional,” tegasnya.

Di sisi lain, dia juga melihat ada tren menarik. Minat masyarakat Indonesia untuk belajar tentang Tiongkok, kata Wang, terus naik. Makanya, peluncuran buku ini jadi penting. “Buku ini menjadi jendela baru bagi publik Indonesia untuk mengetahui berbagai kebijakan dan dinamika yang terjadi di Tiongkok,” jelasnya. Ia menambahkan, buku itu berisi kumpulan pernyataan Presiden Xi Jinping yang mencerminkan arah kebijakan dan pemikiran kepemimpinannya.

Wang pun tak lupa mengajak masyarakat Indonesia untuk membaca buku tersebut. Katanya, selain buat memperdalam pemahaman, ini juga bisa membuka peluang kerja sama yang lebih luas ke depannya.

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani yang juga hadir dalam acara itu angkat bicara. Menurutnya, apa yang dicapai Tiongkok dalam pembangunan itu tidak main-main. “Keberhasilan itu tidak terlepas dari model kepemimpinan dan kebijakan pembangunan Presiden Tiongkok Xi Jinping,” ujar Muzani.

Sebagai informasi tambahan, buku "Xi Jinping: The Governance of China" Volume V ini sudah diterjemahkan ke dalam 44 bahasa. Acara peluncuran di Jakarta sendiri turut dihadiri oleh Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Ramai juga, rupanya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar