Menlu Iran Temui Putin di Moskow Bahas Negosiasi Damai dengan AS

- Senin, 27 April 2026 | 02:35 WIB
Menlu Iran Temui Putin di Moskow Bahas Negosiasi Damai dengan AS

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, sekarang sudah dalam perjalanan ke Moskow. Sebelumnya, dia mampir dulu di Islamabad, Pakistan. Kedutaan Besar Iran di Rusia mengabarkan, Araghchi rencananya bakal bertemu langsung dengan Presiden Vladimir Putin.

Menurut laporan AFP, Senin (27/4/2026), ini adalah kunjungan keduanya ke ibu kota Pakistan dalam waktu kurang dari sehari. Sebelumnya, dia juga sempat terbang ke Oman. Di tengah semua itu, para mediator masih berupaya keras pokoknya mereka pengen negosiasi damai dengan Amerika Serikat tetap jalan.

Soal putaran kedua perundingan langsung antara Washington dan Teheran? Belum ada tanda-tanda. Padahal, gencatan senjata dalam perang AS-Israel melawan Iran sudah berlangsung lebih dari dua minggu. Lumayan lama juga.

Kantor berita ISNA Iran mengutip pernyataan duta besar Teheran untuk Rusia, Kazem Jalali. Katanya begini:

“Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin selama kunjungannya ke Moskow.”

Jalali juga bilang pertemuan itu dijadwalkan hari Senin. Lebih lanjut, dia menambahkan Araghchi bakal “berkonsultasi dengan pejabat Rusia soal status terbaru negosiasi, gencatan senjata, dan perkembangan lain yang terkait.”

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Rusia sudah mengonfirmasi kunjungan Araghchi ke Moskow. Mereka bilang tujuannya “untuk mengadakan pembicaraan” itu menurut kantor berita RIA Novosti. Tapi, mereka tidak menyebut secara spesifik dengan siapa saja Araghchi akan bertemu.

Hubungan Rusia dan Iran sendiri belakangan ini makin erat. Keduanya sama-sama kena sanksi keras dari Barat. Entah ini sekadar kebetulan atau memang sudah jalannya, yang jelas kerja sama mereka terus menguat dalam beberapa tahun terakhir.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar