Polisi akhirnya membongkar komplotan penjahat yang spesialis mengganjal mesin ATM. Kerugian yang ditimbulkan kelompok ini disebut-sebut mencapai ratusan juta rupiah. Tak tanggung-tanggung, mereka sudah beraksi tujuh kali sebelum akhirnya berhasil diamankan petugas.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Bayu Kurniawan, membeberkan hal itu dalam jumpa pers Rabu (22/4/2026).
"Dari pemeriksaan awal, pelaku utama sudah tujuh kali beraksi sejak bebas. Salah satunya bahkan residivis kejahatan yang sama," ujar Bayu.
Dia melanjutkan, "Orang yang bersangkutan pernah menjalani hukuman di Magelang. Jadi bisa kami pastikan, keempat pelaku ini benar-benar spesialis ganjal ATM."
Komplotan itu terdiri dari empat orang, semua laki-laki. Mereka berinisial HF, A, AT, dan D. Wilayah operasinya ternyata cukup luas, merambah dari Banten hingga ke Jawa Tengah.
"Lokasi kejadiannya tidak cuma di Jakarta Timur. Ada di Cilegon, beberapa titik di Jawa Tengah, dan tempat-tempat lain," sambung Bayu menjelaskan.
Berdasarkan analisis dan penyelidikan, polisi kemudian melakukan penangkapan. Keempatnya diamankan di wilayah Jatisampurna, Bekasi.
Menurut Bayu, semua berawal dari sebuah laporan polisi tanggal 23 Maret lalu. Kejadiannya sendiri sudah terjadi beberapa hari sebelumnya, tepatnya Kamis (19/3) pagi sekitar pukul setengah delapan.
Lokasinya di sebuah ATM di daerah Cipayung, Jakarta Timur.
"Saat itu korban datang untuk tarik tunai. Tapi begitu kartu ATM dimasukkan, kartunya malah tersangkut di dalam. Mesinnya sendiri jadi tidak bisa dipakai sama sekali," jelas Bayu merinci modus kejadian.
Artikel Terkait
Ketua Parlemen Iran: Blokade AS Hambat Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Pemerintah Targetkan Hapus Total Open Dumping pada Agustus 2026
Menkumham Tegaskan Kritik Akademisi Sah, ASN Lebih Baik Ditangani Lewat Etik Dulu
Pemerintah Siapkan Lelang Enam Proyek Besar Pengolahan Sampah Jadi Listrik