Kereta Jakarta-Surabaya Dihiasi Lukisan Seniman Muda, Kolaborasi Kemenparekraf dan KAI

- Selasa, 21 April 2026 | 22:00 WIB
Kereta Jakarta-Surabaya Dihiasi Lukisan Seniman Muda, Kolaborasi Kemenparekraf dan KAI

TVRINews, Jakarta

Rangkaian kereta relasi Jakarta-Surabaya kini tampil beda. Badannya dihiasi lukisan karya seniman muda Erika Richardo, hasil kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan PT Kereta Api Indonesia. Peluncurannya berlangsung pada 21 April 2026 lalu.

Jalur ini sengaja dipilih karena mobilitasnya tinggi. Dengan begitu, karya seni itu bisa dinikmati lebih banyak orang dalam keseharian mereka. Ini semacam ruang baru bagi karya kreatif untuk hadir lebih dekat dengan publik.

Di satu sisi, Erika menghadirkan interpretasi artistik dengan gaya visual khasnya. Di sisi lain, KAI menyediakan medium yang jangkauannya luas. Sementara itu, Kementerian Ekraf mendorong perluasan akses bagi karya dan kekayaan intelektual lokal di ruang publik.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan komitmen pemerintah dalam membuka jalan bagi talenta kreatif tanah air.

“Kolaborasi ini contoh nyata. Aset negara seperti KAI bisa jadi katalis pertumbuhan bagi IP lokal agar makin dikenal dan hadir secara inklusif,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2026).

Partisipasi langsung Wamenekraf dalam proses kreatif dianggap sebagai simbol dukungan nyata. Momentum Hari Kartini juga turut memperkuat pesan tentang keberanian berkarya dan pentingnya membuka ruang bagi kreativitas perempuan serta anak muda.

Bagi Erika Richardo sendiri, proyek ini adalah langkah konkret.

“Aku ingin karya ini bisa hadir di perjalanan banyak orang. Harapannya, orang yang melihat jadi merasa lebih dekat dengan kreativitas Indonesia,” tutur Erika.

KAI, sebagai perusahaan transportasi publik, melihat ini sebagai medium baru untuk memperluas pengalaman pelanggan. Perjalanan kereta tak lagi sekadar urusan mobilitas, tapi juga ruang interaksi dengan karya kreatif.

Direktur SDM dan Kelembagaan KAI, Atih Nurhayati, menyatakan hal serupa.

“KAI ingin menghadirkan perjalanan yang semakin dekat dengan kehidupan dan kreativitas masyarakat. Momentum Hari Kartini jadi ruang untuk kolaborasi yang lebih terbuka dan inklusif,” jelas Atih.

Tak cuma karya utama Erika, badan kereta juga dihiasi sejumlah karakter IP lokal seperti Starla, Miyu, Ripple, dan Dripsy dari Tale X. Kehadiran mereka memberi dimensi baru dan memperkuat kedekatan antara karya kreatif dengan penumpang.

Pada akhirnya, kolaborasi semacam ini menunjukkan sinergi yang solid. Kreator dapat ruang baru, masyarakat dapat pengalaman berbeda, dan perjalanan kereta pun punya nilai lebih. Momentum Hari Kartini mengingatkan kita: keberanian berkarya dan berkolaborasi lintas sektor selalu mampu membuka peluang-peluang segar.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar