Pengendara Motor Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Megamendung

- Selasa, 21 April 2026 | 11:40 WIB
Pengendara Motor Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Megamendung

Pagi itu, suasana di kawasan Desa Cipayung Datar, Megamendung, masih sepi. Kabut tipis belum sepenuhnya hilang. Di dalam saluran air yang mengalir tenang, seorang pria tak bernyawa ditemukan. Ia tak membawa identitas. Belakangan diketahui, pria malang ini adalah korban sebuah kecelakaan tunggal yang mematikan.

Menurut keterangan Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, pria itu adalah pengemudi sebuah sepeda motor. Nyawanya tak tertolong dan ia dinyatakan meninggal di tempat kejadian.

"Telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal, akibat dari kecelakaan tersebut meninggal dunia satu orang pengendara sepeda motor,"

Kata Ares, Selasa (21/4/2026) lalu.

Musibah ini terjadi sekitar pukul 05.10 WIB, saat langit baru mulai terang. Selain sang pengendara, ada pula seorang penumpang yang selamat, meski dengan luka yang cukup serius.

"Penumpang sepeda motor mengalami luka memar dan lebam di tangan sebelah kanan, serta dada, luka terbuka di kepala sebelah kiri dibawa ke RSUD Ciawi,"

jelas Ares lebih lanjut.

Rekonstruksi kejadiannya begini: motor itu bergerak dari arah Puncak menuju Gadog. Kondisi jalan saat itu masih gelap, visibilitas terbatas. Entah karena apa, kendaraan itu tiba-tiba bergerak ke kiri dan menabrak keras pembatas saluran air di tepi jalan.

Tabrakan itu begitu keras hingga kedua pria itu terlempar dan masuk ke dalam saluran air yang kedalamannya sekitar dua meter. Sang pengendara, mengalami luka terbuka di bagian kening kepalanya. Ia tak lagi bergerak saat ditemukan.

Nasib penumpangnya sedikit lebih baik. Ia berhasil ditarik keluar dari saluran dan dilarikan ke rumah sakit. Sementara sang pengemudi, harus menghembuskan napas terakhirnya di tempat yang sepi dan dingin itu.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar