OLX Gelar Job Fair Online 2026, Sediakan 1.300 Lowongan di Tengah Persaingan 1:12

- Senin, 20 April 2026 | 21:30 WIB
OLX Gelar Job Fair Online 2026, Sediakan 1.300 Lowongan di Tengah Persaingan 1:12

Jakarta – Geliat pasar tenaga kerja lagi-lagi jadi sorotan. Di tengah situasi yang masih bergejolak, platform iklan baris OLX baru saja mengumumkan gelaran OLX Job Fair Online 2026. Acara virtual ini rencananya bakal berlangsung dari 11 hingga 26 April mendatang. Yang menarik, mereka menyediakan lebih dari 1.300 lowongan. Rinciannya, ada 1.200 posisi tetap yang paling banyak dicari, ditambah lebih dari 800 peluang freelance. Tujuannya jelas: membuka akses yang lebih luas dan inklusif buat para pencari kerja, yang mau melamar dari mana saja dengan lebih gampang.

Latar belakang inisiatif ini nggak bisa dipisahkan dari data yang cukup mencengangkan. Menurut catatan Kementerian Ketenagakerjaan, sepanjang kuartal pertama 2026 ini, tercatat 8.389 tenaga kerja kena PHK. Puncaknya terjadi di bulan Januari, dengan angka mencapai 4.590 orang. Gak heran, situasi seperti ini langsung memicu lonjakan aktivitas pencarian kerja di berbagai platform digital, termasuk OLX.

Bicara data internal, OLX mencatat kenaikan signifikan di kategori Jasa dan Lowongan Kerja pada awal tahun. Aktivitas di Maret, misalnya, melonjak 46 persen dibanding Januari. Tren lain yang mencolok adalah gelombang pencari kerja pasca-Lebaran. Pada minggu ketiga setelah hari raya, jumlahnya meledak lebih dari 140 persen. Sungguh angka yang fantastis.

Rata-rata, ada lebih dari 523 ribu orang yang aktif mencari kerja di OLX sepanjang kuartal I tadi. Posisi yang paling banyak diburu? Administrasi, marketing sales, freelance, pengemudi, dan SPG/SPB. Di sisi lain, lowongan yang tersedia cuma sekitar 43.000 posisi. Kebutuhan terbesarnya pun nyaris sama: marketing sales, lalu administrasi, freelance, pengemudi, dan SPG/SPB.

Dari sini, ketimpangannya langsung kelihatan. Rasio antara lowongan dan pencari kerja mencapai 1 banding 12. Artinya, satu lowongan diperebutkan oleh rata-rata 12 orang. Persaingan yang ketat, bukan main.

Dari sisi geografis, lowongan paling banyak tersedia di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Bali. Namun begitu, asal pencari kerja juga didominasi dari daerah yang hampir sama: Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten. Sepertinya, distribusi kesempatan masih terkonsentrasi di pusat-pusat ekonomi utama.

Menanggapi dinamika ini, Direktur OLX Agung Iskandar menyebut perusahaan punya solusi yang diharapkan bisa memangkas proses lama.

“Melihat dinamika pasar tenaga kerja yang terus berkembang, tahun ini OLX menggelar OLX Job Fair Online dengan kemudahan 3C: Cari lowongan pekerjaan, lalu langsung Chat jika tertarik dengan lowongan yang ada, selanjutnya langsung Kirim CV melalui platform OLX. Hal ini memangkas proses rekrutmen yang terlalu lama, sehingga memungkinkan pencari kerja berinteraksi langsung dengan perusahaan dan mengirimkan profil mereka hanya dalam hitungan detik,” jelas Agung.

Program daring tahun ini sebenarnya punya preseden yang bagus. Sebelumnya, di Oktober 2025, OLX sukses menggelar job fair offline di Jakarta Selatan. Waktu itu, 172 posisi yang dibuka berhasil menarik minat 1.700 pelamar. Dengan format online sekarang, targetnya jelas: menjangkau lebih banyak lagi orang di berbagai penjuru.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar