Desain Gedung Parlemen IKN Diubah atas Arahan Presiden Prabowo

- Senin, 20 April 2026 | 20:15 WIB
Desain Gedung Parlemen IKN Diubah atas Arahan Presiden Prabowo

Jakarta - Filosofi di balik desain gedung parlemen baru di Ibu Kota Nusantara (IKN) ternyata datang langsung dari Presiden. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, saat meninjau lokasi pembangunan di Kalimantan Timur, Senin (20/4).

Menurut Basuki, Presiden Prabowo Subianto punya pandangan yang jelas tentang bagaimana wujud gedung tempat keputusan-keputusan besar negara diambil. "Mengurus negara itu harus tegas, lurus, berwibawa. Nah, filosofi itulah yang kemudian melekat pada desain gedung MPR," jelasnya.

Desain awal, kata Basuki, sempat terlihat agak "meliut". Namun, arahan presiden mengubahnya menjadi bentuk yang lebih tegas dan kuat. "Jadi digambarkan pada desain yang sekarang, hasil studi kami ya," sambung Basuki, menegaskan bahwa perubahan itu mencerminkan sikap kepemimpinan yang lugas dan megah.

Apresiasi dari Ketua MPR

Di sisi lain, Ketua MPR RI Ahmad Muzani memberikan apresiasinya. Baginya, desain yang telah disetujui presiden itu sudah sangat luar biasa dan sarat dengan nuansa keindonesiaan.

"Saya kira itu filosofi yang menggambarkan tentang keindonesiaan. Jadi, apa yang sudah diputuskan Pak Basuki dan dapat persetujuan langsung dari Presiden, itu sesuatu yang luar biasa," ungkap Muzani.

Tak cuma desain, lokasinya pun mendapat pujian. Gedung parlemen itu akan berdiri di posisi yang unik, diapit oleh Istana Kepresidenan dan kompleks gedung Yudikatif. Kontur tanahnya juga lebih tinggi.

"Lokasinya sangat bagus, sangat prima," kata Muzani dengan nada antusias. "Posisinya tinggi, lebih tinggi dari rata-rata gedung pemerintahan lain. Dikelilingi bukit-bukit yang pemandangannya luar biasa."

Dia menduga, posisi yang strategis dan megah itu akan berpengaruh pada suasana kerja. "Insyaallah, gedung ini akan terasa megah, menggambarkan keindonesiaan yang kokoh. Semoga juga bisa membuat anggota DPR dan DPD semakin nyaman dan bersemangat bekerja untuk kemajuan Indonesia," tuturnya.


(kuf/dek)

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar