Kebakaran Landa Gedung Kemendagri di Pasar Minggu, Tak Ada Korban Jiwa

- Senin, 20 April 2026 | 19:05 WIB
Kebakaran Landa Gedung Kemendagri di Pasar Minggu, Tak Ada Korban Jiwa

Siang itu, sekitar pukul 1:30, asap tebal tiba-tiba mengepul dari kompleks Kemendagri di Pasar Minggu. Gedung D Ditjen Bina Pemerintahan Desa dilalap si jago merah. Situasi sempat mencemaskan, tapi kini sudah reda. Api berhasil dipadamkan.

Respons datang cepat. Tak hanya petugas damkar, Satuan Brimob Polda Metro Jaya pun turun tangan. Mereka diterjunkan untuk membantu proses pemadaman dan mengamankan area sekitar. Tujuannya jelas: mencegah api merembet dan menekan dampak sejak dini.

Kombes Pol Henik Maryanto, Dansat Brimob, menjelaskan langkah yang diambil timnya.

"Kami langsung menerjunkan personel untuk membantu pemadaman dan mengamankan area, sehingga potensi risiko yang lebih besar bisa dicegah," ujarnya, Senin (20/4/2026).

Dipimpin Aipda Haryadi, 16 personel Brimob bergerak. Upaya mereka, bersama petugas lainnya, membuahkan hasil. Sekitar pukul tiga sore, kobaran api akhirnya berhasil ditaklukkan. Aktivitas di lokasi pun pelan-pelan kembali normal setelah situasi dinyatakan aman.

Bukan Gedung Dukcapil

Di sisi lain, muncul kabar simpang siur. Banyak yang menduga gedung yang terbakar adalah kantor Dukcapil. Benny Irwan, Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, langsung meluruskan.

"Saya perlu tegaskan betul bahwa kebakaran itu di Gedung D Ditjen Bina Pemerintahan Desa. Bukan di gedungnya Dukcapil," tegas Benny kepada awak media. "Memang satu kompleks, tapi lokasinya jauh."

Menurut penjelasannya, api pertama kali terlihat dari samping klinik di dalam kompleks itu. Tempat itu menumpuk banyak barang bekas. "Mulai kelihatan api dari situ," jelas Benny. "Kemudian makin lama makin besar."

Dari sana, jilatan api membakar lantai satu koperasi dan klinik, lalu merambat naik ke lantai dua. Kabar baiknya, tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski begitu, dampaknya sampai ke pemukiman warga.

"Di belakang Gedung D ada rumah penduduk yang agak terdampak, garasi dan kamar mandinya, termasuk toren air," tutur Benny.

Proses pemadaman total memakan waktu sekitar dua jam. Sekarang, tim masih melakukan pendataan. Penyebab pasti dan total kerugian material masih dalam proses penghitungan. Yang pasti, krisis siang tadi sudah bisa diatasi.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar