Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali menunjukkan aktivitasnya. Pagi tadi, gunung api itu meletus, menyemburkan kolom abu vulkanik yang cukup tinggi. Menurut pantauan, abunya mencapai ketinggian sekitar 1.400 meter di atas puncak.
Kejadiannya tercatat persis pada pukul 05.53 waktu setempat. Lana Saria, Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, mengonfirmasi hal ini.
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan durasi 49,87 detik," kata Lana.
Dari laporan yang ada, kolom abu terlihat putih sampai kelabu, cukup tebal, dan condong mengarah ke timur. Yang perlu diwaspadai, erupsi ini disebutkan masih berlangsung saat laporan dibuat.
Status Gunung Dukono sendiri saat ini berada di level II, atau waspada. Artinya, ada potensi bahaya yang nyata.
Nah, terkait hal itu, Badan Geologi sudah mengeluarkan imbauan tegas. Masyarakat sekitar dan para wisatawan diminta untuk tidak beraktivitas apalagi mendaki dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang. Zona itu dinilai berisiko.
Di sisi lain, bagi yang tinggal tidak jauh dari lereng gunung, bersiap-siaplah. Sediakan selalu masker untuk menutup hidung dan mulut. Abu vulkanik bisa beterbangan dan mengganggu pernapasan, jadi langkah antisipasi ini penting banget.
Intinya, situasinya sedang aktif. Warga dan pengunjung diharap tetap waspada dan patuh pada rekomendasi yang sudah diberikan oleh pihak berwenang.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 3,3 Guncang Bantul, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Pemerintah Tetapkan Empat Hari Libur Nasional dan Dua Cuti Bersama di Mei 2026
Polisi Bongkar Modus Transaksi Narkoba Lewat Amal Jaringan Andre Fernando
Israel Perintahkan Penggunaan Kekuatan Penuh di Lebanon Meski Gencatan Senjata Berlaku