Bareskrim Bongkar Jaringan The Doctor dan Aliran Dana Narkoba hingga ke Malaysia

- Minggu, 19 April 2026 | 08:20 WIB
Bareskrim Bongkar Jaringan The Doctor dan Aliran Dana Narkoba hingga ke Malaysia

Jaringan narkoba yang dipimpin Andre Fernando alias 'The Doctor' ternyata jauh lebih rumit dari yang dibayangkan. Bareskrim Polri kini tak cuma mengejar bandar-bandarnya, tapi juga memburu aliran uang haram yang mengalir deras. Dari sejumlah rekening penampungan, terkuak transaksi mengerikan yang membuktikan betapa besar bisnis gelap ini.

Jaringannya disebut-sebut sangat luas, bahkan merambah hingga ke Malaysia. Tak cuma itu, ada indikasi kuat keterkaitannya dengan jaringan Koh Erwin, bandar yang beroperasi di Nusa Tenggara Barat.

Semua berawal dari pengembangan kasus di Bima. Bareskrim membongkar peredaran narkoba yang melibatkan oknum polisi di wilayah Polres Bima Kota. Dua nama yang mencuat adalah AKP Maulangi dan AKBP Didik Putra Kuncoro. Mereka diduga menerima uang pelindungan tak tanggung-tanggung, nilainya mencapai Rp 2,8 miliar dari seorang anggota sindikat bernama Erwin bin Iskandar atau yang dikenal sebagai Koko Erwin.

Nah, di sinilah peran 'The Doctor' mulai terlihat. Andre Fernando ini diduga memfasilitasi upaya penangkapan Koh Erwin ke Malaysia. Tapi rencana itu gagal. Koh Erwin justru diamankan di perairan jalur ilegal, tepatnya pada 26 Februari 2026, saat sedang dalam perjalanan ke negara jiran itu.

Penangkapan terhadap dua kaki tangan lain, Charles Bernando dan Arfan Yulius Lauw, akhirnya membawa polisi pada satu identitas kunci. Mereka memastikan sosok dalang yang selama ini bersembunyi di balik nama 'The Doctor' adalah Andre Fernando Tjhandra.

Dalam struktur sindikat, posisi Andre sangat sentral. Dia yang pegang kendali penuh sebagai distributor utama kelas internasional. Segala jenis narkoba dia edarkan, mulai dari sabu dan happy water, sampai yang terbaru: cairan vape bermerek Ferrari dan Lamborghini yang mengandung etomidate.

Lalu bagaimana soal transaksinya? Rupanya, untuk urusan yang satu ini, 'The Doctor' cukup licik. Dia memerintahkan anak buahnya untuk mencari-cari rekening proxy sebagai tempat menampung hasil kejahatan. Modusnya berlapis, membuat penyelidikan semakin rumit.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar