Wamendagri Soroti Keberhasilan Kampung Jambon Gesikan Magelang sebagai Role Model Lingkungan

- Jumat, 17 April 2026 | 17:25 WIB
Wamendagri Soroti Keberhasilan Kampung Jambon Gesikan Magelang sebagai Role Model Lingkungan

Kampung Jambon Gesikan di Kota Magelang tampaknya telah berhasil mencuri perhatian. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, terlihat begitu antusias saat meninjau kawasan itu Kamis lalu. Ia langsung mendorong agar praktik pengelolaan lingkungan yang diterapkan di sana bisa ditiru di berbagai daerah lain.

“Ini contoh terbaik,” ujarnya dalam keterangan tertulis di hari berikutnya, Jumat (17/4/2026).

“Kampungnya bersih sekali. Inilah yang dimaksud ASRI: aman, sehat, resik, indah. Harus seperti ini.”

Memang, yang dilakukan warga Jambon Gesikan cukup lengkap. Mereka tak cuma mengelola sampah lewat bank sampah, tapi juga mendaur ulang. Limbah dapur diubah jadi kompos dan maggot. Ada juga urban farming dan bahkan minyak jelantah bekas pakai diolah kembali menjadi sabun. Semuanya berjalan, tidak sekadar wacana.

Menurut Bima, kunci keberhasilan ini ada pada kolaborasi. Pemerintah daerah dan masyarakat benar-benar bergandengan tangan. Ia menyoroti peran kepala daerah yang aktif memantau dan memotivasi. Di sisi lain, pengurus lingkungan di tingkat komunitas juga konsisten menjalankan sistem yang sudah dibangun. Semua punya peran.

“Pengelolaannya terpadu, dari hulu sampai hilir,” jelasnya.

“Mudah-mudahan ini bisa jadi role model.”

Namun begitu, replikasi tak bisa dilakukan asal. Bima menekankan bahwa praktik baik ini perlu diperluas secara bertahap. Kualitas implementasi harus dijaga dulu. Ia ingin seluruh wilayah di Kota Magelang mengadopsi pola serupa sebelum nantinya dicontoh daerah lain.

“192 ini harus sama seperti ini,” sambungnya, menegaskan harapannya agar semua kelurahan di Magelang bisa menyamai Jambon Gesikan.

Harapannya ke depan, setiap wilayah punya standar pengelolaan lingkungan yang terukur dan berkelanjutan. Jika itu terwujud, model dari Magelang ini berpotensi menjadi rujukan nasional untuk penguatan gerakan berbasis masyarakat.

Peninjauan Kamis (16/4) itu sendiri tak hanya dihadiri Bima Arya. Turut hadir Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi, dan tentu saja, Ketua RW IV Kampung Jambon Gesikan yang menjadi tuan rumah.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar