Banjir Rendam Jalan, Macet Parah Landa Ruas Solo Baru-Sukoharjo

- Rabu, 15 April 2026 | 09:55 WIB
Banjir Rendam Jalan, Macet Parah Landa Ruas Solo Baru-Sukoharjo

Macet parah melanda kawasan Solo Baru, Sukoharjo, pagi ini. Penyebabnya? Banjir yang merendam badan jalan. Antrean kendaraan mengular begitu panjang, dari persimpangan Patung Pandawa terus merambat hingga ke area Patung Soekarno.

Menurut pantauan di lokasi pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 08.40 WIB, kondisi memang kacau. Genangan air yang cukup tinggi memaksa warga menutup jalan dari patung Soekarno menuju Kota Solo. Akibatnya, ruas sepanjang dua kilometer itu macet total.

Kendaraan nyaris tak bergerak. Untuk mengurai kepadatan, jalur dari Solo menuju Sukoharjo terpaksa dibuka dua arah. Tapi ya itu, solusi darurat itu malah bikin kemacetannya makin luar biasa.

Suyanto, seorang pengendara motor yang terjebak, mengeluh.

“Dari Patung Pandawa sampai Patung Soekarno biasanya cuma 3 menit saat kondisi normal. Sekarang sampai satu jam,” ujarnya.

Banjir ini sebenarnya sudah mengintai sejak Selasa (14/4) malam. Beberapa wilayah di Kecamatan Baki dan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, sudah kebanjiran lebih dulu. Air meluap dari anak-anak sungai Bengawan Solo, menggenangi jalan dan bahkan merayap masuk ke rumah-rumah warga.

Dari pihak kecamatan, Camat Grogol Herdis Kurnia Wijaya menyebutkan sejumlah desa yang terdampak. Di antaranya Manang, Sanggrahan, Banaran, Cemani, Gedangan, dan Langenharjo.

Menurutnya, banjir terjadi karena kapasitas sejumlah anak sungai sudah terlampaui. Kali Mranggen, Kali Kembang, saluran irigasi depan RS dr. Oen, dan Kali Jenes disebut tak lagi sanggup menampung debit air yang datang.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar