Suasana hangat terasa di PT KMK Global Sports, Tangerang, Selasa sore lalu. Dalam acara Halal Bihalal keluarga besar KSPSI AGN, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir dan disambut ribuan buruh. Andi Gani Nena Wea, Presiden KSPSI, turut menyambut kedatangannya. Momentum silaturahmi ini rupanya dimanfaatkan Sigit untuk menyampaikan pesan penting menyambut May Day.
Ia tak hanya sekadar mengajak merayakan. Jenderal Sigit dengan tegas mengajak seluruh elemen buruh untuk memperingati Hari Buruh pada 1 Mei mendatang dengan semangat kebersamaan. Namun begitu, ada pesan lain yang ia sampaikan. Menjaga iklim investasi yang kondusif, menurutnya, adalah kunci untuk menjamin kesejahteraan pekerja di tengah dinamika ekonomi global yang tak pasti.
"Saya ajak teman-teman pengusaha untuk ikut bersama-sama hadir kita rayakan acara ulang tahun kita bersama ini di Monas," ujar Sigit.
Acara yang rencananya akan dihadiri Presiden itu, ia harap, bisa menjadi simbol kekompakan. Bukan sekadar pesta.
"Mari kita rayakan hari ulang tahun ini dengan baik, dengan aman, dengan tertib, dan tentunya kita tunjukkan kepada dunia bahwa buruh Indonesia, pengusaha Indonesia semuanya kompak dan siap memberikan ruang bagi investasi yang akan masuk di Indonesia," sambungnya.
Peringatan itu penting. Tapi konteksnya lebih luas. Kapolri mengingatkan semua tentang dampak eskalasi global, khususnya di Timur Tengah, yang fluktuatif dan bisa mempengaruhi banyak hal. Di tengah situasi seperti itu, menunjukkan bahwa Indonesia ramah investasi adalah strategi bertahan.
Artikel Terkait
FIFA Pertimbangkan Playoff Tambahan, Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Kembali Terbuka
Reformasi Pasar Modal Dongkrak IHSG, OJK: Kepercayaan Investor Tumbuh
KPK Ungkap Modus Pemerasan Bupati Tulungagung hingga Kepala Sekolah dan Camat
KPK Geledah Sejumlah Lokasi dalam Penyidikan Kasus Pemerasan Bupati Tulungagung