Presiden AS Donald Trump membuat pengumuman mengejutkan pada hari Minggu. Ia menyatakan Angkatan Laut AS akan segera memblokade Selat Hormuz. Keputusan ini diambil setelah perundingan maraton dengan Iran tak membuahkan hasil untuk mengakhiri perang.
Gencatan senjata yang sudah berjalan dua minggu dan terbilang rapuh pun kini dalam bahaya besar. Suasana makin mencekam.
Komando Pusat AS kemudian merincikan perintah itu. Pasukan AS akan mulai menerapkan blokade untuk semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran. Waktunya mulai pukul 10 pagi ET atau 1400 GMT hari Senin ini.
Menurut sejumlah saksi di pasar, kondisi perdagangan valas pagi ini tipis dan dimulai lebih awal. Analis dari Westpac dalam catatan risetnya menggambarkan suasana itu sebagai "penghindaran risiko".
"Responsnya adalah reli luas pada USD," tulis mereka. Singkatnya, ketegangan geopolitik telah mengubah dolar menjadi tempat berlindung yang paling dicari.
Artikel Terkait
Kecelakaan Maut di Garut, Satu Tewas dan Tiga Luka-Luka Akibat Mobil Oleng
Waisak 2026 Jatuh pada 31 Mei, Berpotensi Libur Panjang Tiga Hari
Bus Suporter Diserang Petasan di Tol Jakarta-Cikampek, Lalu Lintas Sempat Macet Total
Kakorlantas Polri Sampaikan Duka ke Keluarga Almarhum Bripka Fajar Permana