Penolakan itu berujung adu mulut. Suasana jadi tegang.
Begitu videonya viral, reaksi netizen pun meledak. Kecaman berdatangan. Banyak yang kecewa, menyayangkan tindakan premanisme yang justru dilakukan oleh orang yang seharusnya mengayomi. Desakan untuk memberi sanksi tegas bergema kuat, demi menjaga nama baik institusi.
Menanggapi gempuran kritik itu, pihak kepolisian setempat tak tinggal diam. Kasi Humas Polres Grobogan menyebut mereka bergerak cepat. Oknum yang terlibat sudah diamankan.
"Yang bersangkutan sudah ditahan dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan oleh Propam Polres Grobogan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,"
Begitu penjelasan resmi yang diberikan. Sekarang, proses hukum sedang berjalan. Masyarakat menunggu, semoga kejadian memalukan seperti ini tak terulang lagi.
Artikel Terkait
Grace Natalie Buka Pintu Lebar PSI untuk Tokoh Nasional
Fortuner Tabrak Sigra yang Berhenti di Bahu Jalan Gading Serpong
Persib Hadapi Ujian Berat dari Bali United di GBLA, Perjuangkan Puncak Klasemen
DPD Soroti Peran Strategis Perempuan Bentuk Karakter Bangsa di Era Digital