Di sisi lain, muncul kekhawatiran. Banyak yang bertanya-tanya, bukankah sistem seperti ini justru membuka peluang permainan orang dalam atau praktik manipulasi? Menanggapi ini, Dahnil menyebut pihaknya masih fokus pada tujuan utama: menghabiskan antrean yang ada sekarang.
jelasnya.
Soal potensi penyimpangan, dia mengakui itu adalah risiko yang harus diwaspadai. "Potensi moral hazard dan praktik manipulasi itu yang pada saat ini terus dibersihkan Kemenhaj," tambah Dahnil. Jadi, kajian masih berjalan, sementara proses pembersihan internal konon terus digalakkan.
Artikel Terkait
Legenda Persija dan Timnas Era 70-an, Sutan Harhara, Meninggal Dunia
Kaesang Soroti Banyak Mantan Kader Partai Lain Pimpin Wilayah PSI
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Simeulue, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Orang dan 25 Gram Narkoba dalam Patroli Cipta Kondisi