Di tengah situasi Timur Tengah yang memanas, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, memberikan penjelasan tentang persiapan haji. Pertemuan dengan pihak Kementerian Agama di Jakarta Pusat, Selasa lalu, menjadi momen bagi sang duta besar untuk menyampaikan kondisi terbaru dari tanah suci.
Faisal memulai dengan nada tenang. "Berkaitan dengan peristiwa yang terjadi saat ini di kawasan, alhamdulillah kerajaan Arab Saudi sampai saat ini dalam keadaan aman dan damai," ujarnya.
Pernyataan itu sekaligus menepis kekhawatiran banyak pihak. Ia ingin memastikan bahwa keamanan jamaah haji adalah prioritas utama.
Lalu, bagaimana dengan isu bahan bakar? Faisal mengakui, stok BBM di Arab Saudi sendiri sebenarnya aman. Tidak ada masalah pasokan di dalam negeri. Namun begitu, ia tak menampik bahwa gelombang efek perang telah menyebar jauh lebih luas.
"Kita di kerajaan Arab Saudi alhamdulillah berkaitan dengan BBM kita aman," katanya. Tapi kemudian ia melanjutkan dengan nada lebih serius, "Namun demikian kita juga tidak menginginkan bahwa dampak-dampak ini akan dirasakan oleh negara-negara lain. Peperangan ini telah berdampak secara signifikan terhadap keamanan energi, keamanan supply chain, dan lain sebagainya."
Artikel Terkait
ITB Soroti Pentingnya Kombinasi FTTH dan FWA untuk Pemerataan Internet
Bareskrim Ungkap Modus Penimbunan dan Jual Gelap BBM Subsidi ke Industri
Polisi Amankan Pria Diduga Pengedar Ribuan Butir Obat Keras di Bogor
Arsenal Hadapi Sporting CP di Liga Champions Tanpa Saka dan Timber