Sabtu (4/4) petang, suasana di Bandara Soekarno-Hatta terasa berat. Di ruang persemayaman, tiga peti jenazah berbalut bendera Merah Putih dibaringkan. Foto prajurit dengan latar logo PBB, karangan bunga, dan prajurit yang bersiaga menyertai. Di depan, duduk para istri yang kehilangan. Presiden Prabowo Subianto hadir untuk bertakziah dan memberi penghormatan terakhir.
Ketiga prajurit itu Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon. Mereka adalah bagian dari kontingen Indonesia di bawah UNIFIL. Tindakan keji yang merenggut nyawa mereka langsung mendapat kecaman keras.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, @prabowo, Presiden tak sungkan menyuarakan amarah dan duka.
tulisnya pada Sabtu malam.
Presiden menyatakan belasungkawa mendalam atas wafatnya prajurit dalam misi mulia menjaga perdamaian dunia. Dia menegaskan penolakan terhadap segala bentuk aksi yang menghancurkan perdamaian dan merampas nyawa personel yang bertugas. Negara, kata Prabowo, akan hadir untuk menghormati jasa mereka. Kehormatan para pahlawan ini akan dijaga, dan pengorbanannya takkan pernah dilupakan.
Artikel Terkait
Serangan Drone Ukraina Rusak Pipa Minyak di Pelabuhan Baltik Rusia
Gunung Dukono Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 1.600 Meter
Kardinal Suharyo: Gereja Katolik Prioritaskan Perdamaian Dunia dan Ekologi Integral
Presiden Prabowo Kecam Tindakan Keji di Lebanon yang Tewaskan Tiga Prajurit TNI