Dini hari yang sepi di Cilandak, Jakarta Selatan, pecah oleh keributan berdarah. Dua kelompok yang saling bermusuhan bentrok, berujung pada seorang pria terluka bacok. Polisi kini memburu tiga orang yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan dan penikaman itu.
Ipda Alpino De Tech, Plt. Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa ketiga buron itu memiliki peran berbeda. "DPO-nya ada tiga orang. Satu tersangka untuk kasus pengrusakan sepeda motor, dan dua lainnya terkait pembacokan," ujarnya, Kamis (2/4).
Korban, seorang pria berinisial CF (22), menderita luka di bagian punggung dan tangannya. Untuk mengungkap kasus ini, polisi telah memeriksa sembilan saksi. Mereka juga tak lupa mengamankan rekaman CCTV dari dua titik lokasi kejadian.
Yang menarik, senjata tajam yang digunakan pelaku tidak dibawa pulang. Alih-alih, empat bilah senjata itu justru disembunyikan di daerah Cirendeu, Tangerang Selatan.
"Para pelaku tidak membawa pulang senjata setelah kejadian, melainkan dikumpulkan di satu lokasi. Ini menjadi salah satu petunjuk penting dalam pengembangan kasus," tambah Alpino.
Lantas, apa pemicu keributan ini? Ternyata, semuanya berawal dari unggahan saling tantang di media sosial. Kedua kelompok yang terlibat 'Geng Forba' dan anak 'Kampung Kapuk' sebenarnya berasal dari kelurahan yang sama di Lebak Bulus.
Artikel Terkait
NTP Bangka Belitung Naik Tipis ke 154,86 di Maret 2026, Biaya Produksi Masih Tekan
Balita Tewas Diserang Monyet Peliharaan di Pamekasan
Ketua Komisi III Bantah Intervensi Kasus Videografer Amsal
Gunung Rinjani Resmi Dibuka, Kuota Jalur Utara Terpenuhi