Jasad Karyawan Ditemukan Membeku di Freezer Kios Ayam Geprek Bekasi

- Rabu, 01 April 2026 | 14:30 WIB
Jasad Karyawan Ditemukan Membeku di Freezer Kios Ayam Geprek Bekasi

Bau busuk yang menyengat memenuhi ruangan kios ayam geprek itu. Pemiliknya, baru saja tiba dari mudik, langsung mencium sesuatu yang tidak beres. Ia membuka freezer, dan di sanalah terlihat AH (39), pria karyawannya sendiri, dalam kondisi tak bernyawa. Jasadnya membeku, termutilasi, di dalam lemari pendingin itu. Kejadian mengerikan ini terjadi di kawasan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (29/3) lalu.

Menurut sejumlah saksi, aroma tak sedap itu yang pertama kali menarik perhatian. Bau busuk itu begitu kuat, menguar dari dalam kios yang baru saja dibuka kembali setelah ditinggal mudik.

Polisi pun bergerak cepat. Tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya langsung turun tangan menyelidiki kasus yang menghebohkan ini. Hasilnya, tiga orang berhasil diamankan. Dua orang diduga sebagai eksekutor pembunuhan, dan satu lainnya sebagai penadah.

Diawali Ajakan Mencuri

Kombes Iman Imanudin, Dirkrimum Polda Metro Jaya, membeberkan kronologi kejadian. Awalnya, kata dia, dua pelaku disebut S dan DS alias DNS mengajak korban, AH, untuk mencuri mobil milik majikan mereka, yaitu pemilik kios ayam geprek itu sendiri. Mereka bertiga adalah rekan kerja di tempat yang sama.

“Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu, yang korban itu diajak untuk melakukan kejahatan, tapi menolak. Sehingga yang dua orang ini membunuh si korban tersebut,” jelas Imanudin kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (31/3).

Rencana mereka pun berubah. Pengamanan mobil ternyata cukup ketat. Alih-alih mobil, mereka akhirnya menyasar motor milik korban. Namun begitu, penolakan AH rupanya berakibat fatal. Bukannya mengurungkan niat, kedua pelaku justru memutuskan untuk menghabisi nyawa rekan mereka sendiri.

Motifnya jelas: menghilangkan saksi. Setelah itu, jasad korban disimpan di freezer kios, berharap kejahatan mereka tak akan ketahuan. Tapi bau busuk yang tercium membongkar semuanya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar