Kediaman pribadi Joko Widodo di Solo tiba-tiba ramai oleh kunjungan seorang tamu istimewa, Rabu siang kemarin. Tamu itu adalah Mohammad Boroujerdi, Duta Besar Iran untuk Indonesia. Kunjungan ini berlangsung dalam suasana hangat pasca-Lebaran.
Boroujerdi tiba sekitar pukul 11.40 WIB. Dengan ramah, ia langsung menyapa mantan presiden itu. "Assalamualaikum, selamat hari raya Idulfitri," ucap sang duta besar, yang kemudian disambut dengan senyuman khas Jokowi.
Setelah berbincang sebentar di depan, Jokowi pun mengajak tamunya masuk. Rupanya, agenda utamanya adalah makan siang bersama. Dan jamuan yang disiapkan Jokowi terbilang meriah, mencerminkan keragaman kuliner Nusantara.
Di atas meja tersaji beragam pilihan. Ada ayam goreng kremes yang gurih, mi Aceh pedas, telur mata sapi, hingga lontong sayur yang khas. Tak ketinggalan, gulai kambing, nasi goreng, dan tentu saja sambal sebagai pelengkap. Boroujerdi terlihat sangat menikmati hidangan tersebut.
Antusiasmenya bahkan berlanjut hingga ia mengajak Jokowi untuk balasan bersilaturahmi. Ia ingin menjamu mantan presiden dengan masakan khas Iran.
"Saya ingin mengundang Yang Mulia juga untuk mencoba mencicipi makanan dari Iran di kediaman saya di Jakarta. Tentu saja saya sangat berharap Yang Mulia bisa menerima undangan tersebut. Merupakan sebuah kehormatan," kata Boroujerdi.
Pertemuan yang sederhana ini, di tengah hiruk-pikuk politik, terasa seperti sekadar pertemanan lama yang saling berkunjung. Nuansa santai dan percakapan tentang makanan menjadi penanda bahwa diplomasi pun bisa berjalan dalam kehangatan yang manusiawi.
Artikel Terkait
15.500 Kendaraan Melintas di Jalur Puncak, Tiga Titik Macet Terpantau Sejak Pagi
Polisi Tangkap Dua Pencopet WNA Belanda di Stasiun Tanah Abang, Barang Bukti Dikembalikan
Call Center 112 Sidoarjo Terima 1.033 Laporan Darurat dalam Tiga Bulan, Ratusan Panggilan Iseng Masih Mendominasi
Volume Kendaraan ke Puncak Melonjak, Polisi Berlakukan One Way dari Ciawi