Menurut penjelasan dari Time and Date, istilah "Pink Moon" itu merujuk pada mekarnya bunga liar berwarna merah muda khususnya bunga phlox yang biasa tumbuh subur di Amerika Utara saat musim semi. Jadi, sebutan ini lebih ke penanda waktu. Bulan purnama April adalah sinyal bahwa musim semi telah benar-benar tiba.
Selain Pink Moon, bulan purnama di bulan April ini punya banyak nama panggilan lain. Ada yang menyebutnya Egg Moon, Budding Moon, atau Paschal Moon. Nama-nama itu semua terkait erat dengan musim semi dan perayaan Paskah dalam berbagai budaya.
Kalau kamu tertarik untuk mengamatinya, beberapa persiapan sederhana bisa bantu pengalamanmu jadi lebih optimal. Pertama, carilah lokasi dengan langit terbuka dan jauh dari polusi cahaya kota. Lampu-lampu gedung dan jalanan bisa banget mengganggu. Kedua, pastikan cuaca sedang cerah dan nggak berawan tebal. Lalu, waktu terbaik untuk mulai mengamati adalah setelah matahari terbenam sampai tengah malam.
Mau hasil yang lebih jelas? Kamera dengan lensa tele atau teleskop sederhana bisa dipakai. Tapi sekali lagi, tanpa alat pun sebenarnya sudah cukup asal kondisi langit mendukung. Yang penting, nikmati saja momennya. Fenomena alam seperti ini selalu mengingatkan betapa menariknya langit di atas kita.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Indonesia-Jepang Senilai USD 23,63 Miliar
KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji, Dugaan Suap Mencapai Miliaran Rupiah
Dua Warga Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel di Tepi Barat
Mendagri Tito Karnavian Serukan Peningkatan Kinerja ASN Usai Libur Idulfitri