BPH Migas: Kapasitas Terminal Bahan Bakar Banjarmasin Akan Ditingkatkan Jadi 64 Ribu Kiloliter

- Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:45 WIB
BPH Migas: Kapasitas Terminal Bahan Bakar Banjarmasin Akan Ditingkatkan Jadi 64 Ribu Kiloliter

Kapasitas terminal bahan bakar di Banjarmasin bakal ditingkatkan. Fathul Nugroho, anggota komite BPH Migas, menyebutkan bahwa "Integrated Terminal" (IT) Banjarmasin di Kalimantan Selatan itu akan ditingkatkan kapasitasnya hingga mencapai 64 ribu kiloliter.

Saat ini, prosesnya sudah berjalan. Menurut Fathul, sedang ada penambahan tangki baru berkapasitas 10 ribu KL, ditambah peningkatan kapasitas lain sebesar 5.000 KL. “Dengan langkah ini, kapasitas total yang semula 42.000 KL akan naik jadi 52.000 KL,” jelasnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu lalu.

“Ke depan, rencananya ada penambahan lagi sebesar 12.000 KL. Jadi totalnya nanti bisa mencapai 64.000 KL,” tambah Fathul.

Pernyataan ini disampaikannya usai melakukan kunjungan lapangan ke Banjarmasin. Tujuannya sederhana: memantau langsung ketahanan stok BBM pasca-Ramadan dan Idul Fitri 2026. Kunjungan itu fokus pada beberapa titik krusial, mulai dari stok di IT Banjarmasin, keandalan pasokan avtur di Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor, hingga pelayanan di SPBU setempat.

Fathul menekankan peran vital IT Banjarmasin sebagai simpul distribusi energi. Terminal ini bukan cuma untuk Kalimantan Selatan, tapi juga menyuplai BBM ke 11 kabupaten/kota di Kalsel dan empat wilayah di Kalimantan Tengah. Makanya, dukungan BPH Migas untuk penambahan tangki ini dianggap sebagai langkah antisipatif yang penting. “Ini untuk menghadapi lonjakan kebutuhan di masa datang dan memperkuat ketahanan stok,” ujarnya.

Lantas, bagaimana dengan pasokan selama masa peningkatan kapasitas? Fathul memastikan masyarakat tidak perlu khawatir. Stok saat ini dalam kondisi aman dan andal, berkat penguatan infrastruktur yang terus dilakukan.

Selain ke terminal BBM, Fathul juga meninjau AFT Syamsudin Noor. Di sini, fokusnya adalah memastikan kesiapan pasokan avtur menyongsong arus balik Lebaran dan lonjakan penerbangan jelang musim haji.

“Kami berkomitmen penuh agar kebutuhan avtur di periode sibuk ini terpenuhi dengan aman dan lancar. Itu demi kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Tak lupa, ia mampir ke salah satu SPBU di Banjarmasin. Hasil pantauannya, pelayanan pascalebaran berjalan optimal. Penyaluran BBM aman dan yang penting tidak ada antrean panjang yang merepotkan warga.

“Secara keseluruhan, pelayanan selama Ramadan dan Idul Fitri 2026 ini berjalan baik. Kami akan terus mengawasi agar distribusi energi ke seluruh pelosok Kalimantan Selatan tetap stabil dan tepat sasaran,” kata Fathul menutup penjelasannya.

Di kesempatan terpisah, Janatul Arif, Pjs Manager Reliability & Project Development Regional Kalimantan Pertamina Patra Niaga (PPN), mengaku penambahan tangki adalah langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan.

“Kami juga apresiasi masukan dari BPH Migas. Masukan itu sangat krusial untuk memperkuat sistem dan menjaga stok BBM tetap optimal,” ujar Janatul.

Kegiatan lapangan itu juga dihadiri sejumlah pejabat operasional, seperti Sales Area Manager Area Banjarmasin PPN Bondan Tri Wibowo, Sales Branch Manager Wicaksono Ardi Nugroho, IT Manager Banjarmasin Suryandri Dwi Kusuma, serta AFT Manager Syamsudin Noor Dimas Budiman.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar