Pantau – Bagi Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Imin, Idul Fitri tahun ini bukan sekadar hari kemenangan. Lebih dari itu, momen 1447 Hijriah ini ia anggap sebagai waktu yang tepat untuk merawat persatuan bangsa. Caranya? Dengan saling memaafkan dan memperkuat solidaritas.
Gus Imin menegaskan, perbedaan yang ada sama sekali tidak boleh jadi penghalang. Menurutnya, bangsa Indonesia justru disatukan oleh nilai-nilai kebersamaan yang sudah mengakar.
“Di tengah perbedaan, kita dipertemukan oleh nilai yang sama: saling memaafkan, saling menguatkan, dan saling menjaga sebagai satu bangsa,” ujarnya.
Ia meyakini, sikap saling memaafkan itulah kunci utamanya. Dengan itu, persatuan bisa terus terawat dan semangat bersama untuk memajukan bangsa akan jauh lebih kuat.
Di sisi lain, Gus Imin juga menyoroti hal lain yang tak kalah penting: solidaritas sosial. Ia mendorong agar kepedulian ini benar-benar diwujudkan, terutama untuk masyarakat yang sedang membutuhkan.
Baginya, semangat Ramadan yang penuh dengan nilai-nilai kebaikan itu tidak boleh berhenti begitu saja. Semangat itu harus terus hidup dalam keseharian.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Maluku Tenggara Barat
BMKG Prakirakan Hujan Sedang di Jakarta Timur, Sebagian Wilayah Berawan Minggu Depan
Elkan Baggott Kembali Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Netanyahu Bertekad Balas Serangan Rudal Iran Usai Fasilitas Nuklir Dimona Disasar