Pengaruh Larijani di Iran memang sangat besar. Dia dikenal sebagai arsitek kebijakan keamanan negara dan penasihat dekat mendiang Ayatollah Ali Khamenei. Bahkan, posisinya tetap kukuh setelah wafatnya pemimpin tertinggi itu akibat serangan udara sebulan sebelumnya.
Latar belakang keluarganya punya peran penting. Terlahir dari keluarga ulama terpandang, dia dan saudara-saudaranya menempati posisi-posisi strategis pasca Revolusi 1979. Sosoknya sering digambarkan cerdik, pragmatis, tapi punya tekad baja untuk mempertahankan sistem teokrasi Iran.
Perjalanan karirnya panjang dan penuh warna. Di era 80-an, dia memimpin Korps Garda Revolusi saat perang melawan Irak berkecamuk. Lalu, dia sempat memegang kendali lembaga penyiaran nasional. Puncaknya, dia menjabat sebagai kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi dan menjadi ketua parlemen selama belasan tahun. Sungguh, sebuah akhir yang dramatis bagi tokoh sekaliber dia.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka