Lalu, Bagaimana Kalau di Bali?
Ini yang menarik. Tahun 2026, Hari Raya Nyepi umat Hindu diperkirakan jatuh persis pada tanggal 19 Maret. Artinya, berpotongan banget dengan malam takbiran versi pertama tadi. Lantas, gimana aturannya?
Kemenag sudah mengantisipasi. Jika memang kedua hari raya itu bersamaan, ada aturan khusus yang bakal diterapkan khusus di Bali. Intinya, saling menghormati.
Takbiran tetap boleh dilaksanakan, tapi dengan beberapa catatan penting. Pertama, hanya di dalam masjid atau musala setempat. Kedua, sama sekali tidak boleh pakai pengeras suara atau sound system. Petasan dan bunyi-bunyian lain juga dilarang. Waktunya dibatasi, mulai pukul enam sampai sembilan malam waktu setempat.
Yang terakhir, pengurus masjid diharap berkoordinasi dengan pecalang dan aparat untuk menjaga ketenangan. Aturan ini cuma berlaku di Bali, dan hanya jika Nyepi dan Lebaran benar-benar jatuh di hari yang berdekatan.
Jadi, siap-siap saja. Apapun tanggal pastinya, suasana malam takbiran yang khidmat dan penuh sukacita itu pasti akan terasa juga.
Artikel Terkait
TNI Umumkan Empat Tersangka Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Tiga Berpangkat Perwira
Flick Waspadai Kecepatan Newcastle di Laga Penentu Barcelona
OMG Beauty dan ParagonCorp Fasilitasi Mudik Gratis Ratusan Pemudik dari Monas
Nyepi dan Idulfitri Berdekatan di Maret 2026, Wakil Ketua MPR Soroti Momentum Kerukunan