"Saya meyakini semua orang di sini, mungkin yang pertama dan terpenting, negara-negara di kawasan, negara-negara Arab, perlu mengakui tanggung jawab mereka. Dan kita akan siap untuk secara aktif mendukung pendekatan tersebut, sehingga PBB bertanggung jawab atas keputusan yang telah diambil,"
tambahnya.
Lalu, bagaimana dengan ketegangan AS-Israel-Iran yang sedang memanas itu? Lavrov punya pendapat jelas. Menghentikan permusuhan, bagi dia, adalah langkah mendesak yang harus jadi prioritas utama saat ini.
"Segala upaya harus dilakukan," cetus Lavrov, "untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam krisis ini menghentikan tindakan yang merusak infrastruktur sipil dan menyebabkan korban jiwa di kalangan sipil."
Peringatannya jelas. Di balik hiruk-pikuk konflik baru, ada masalah lama yang belum terselesaikan dan justru kian terpuruk.
Artikel Terkait
BPJS Kesehatan dan Bappenas Bahas Keberlanjutan Program JKN
Puncak Arus Mudik di Pandeglang Diprediksi Terjadi Besok
Tito Janji Kawal Pemulihan Lahan Pertanian dan Tambak di Sumatera Pascabencana
Warga Tangerang Laporkan Penganiayaan ke Polisi Usai Kucing Peliharaan Dijaring dan Diancam Dibuang ke Penangkaran Buaya