Suasana hiruk-pikuk Pasar Sehat Soreang, Bandung, mendadak berubah jadi kepanikan pada Senin siang itu. Plafon pasar tiba-tiba ambruk, menghujam ke area ramai di bawahnya. Satu nyawa melayang dalam insiden tragis ini.
Material beton dari langit-langit itu merenggut korban jiwa di tempat. Tak hanya itu, tiga orang lainnya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Kejadiannya sekitar pukul 12.30 WIB, saat pasar sedang cukup ramai.
Agus Diman, seorang pedagang yang menyaksikan langsung, mengungkapkan bahwa tanda-tanda bahaya sebenarnya sudah terlihat.
"Emang sudah retak sebelumnya," ujar Agus (50).
"Ditambah kan ada gilingan (tepung) mesin. Jadi ada getaran gitu."
Akibatnya tak main-main. Selain korban jiwa dan luka, setidaknya 13 kios pedagang ikut rusak tertimpa reruntuhan.
Di sisi lain, pihak kepolisian langsung bergerak. Kapolresta Bandung, Kombes Aldi Subartono, menegaskan penyelidikan sudah dimulai. Tim Satreskrim Polresta Bandung diturunkan, bahkan dengan dukungan dari Polda Jabar.
"Betul sekali, Satreskrim Polresta Bandung sedang melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini karena ada korban meninggal dunia ya," kata Aldi di lokasi kejadian.
Penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh dengan pendekatan scientific untuk mengungkap penyebab pastinya.
Sementara itu, dari pihak pemerintah daerah, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyampaikan duka yang mendalam. Peristiwa ini, baginya, adalah sebuah peringatan yang keras.
"Info terakhir yang saya dapat, ada satu korban meninggal dunia dan tiga orang lainnya luka-luka," ujar Ali.
"Yang jelas ini menjadi peringatan bagi kita semua."
Pasar yang semula ramai kini menyisakan kesedihan dan pertanyaan. Warga masih terguncang, menunggu proses hukum dan evaluasi menyusul insiden yang merenggut nyawa ini.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi