"Hingga totalnya dalam periode mudik ini direncanakan ada 1.161 penerbangan."
Di sisi lain, gelombang mudik tahun ini memang terasa lebih besar. Yudistiawan, Assistant Deputy Communication & Legal PT Angkasa Pura I KC Bandara Soetta, menyebut ada peningkatan yang signifikan dalam tiga hari terakhir, mulai 13 hingga 15 Maret.
Angkanya naik dibanding tahun lalu.
Pergerakan pesawat, baik domestik maupun internasional, mencapai 3.455 kali. Itu artinya naik 8,6 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 3.182 pergerakan. Lalu, untuk pergerakan penumpang, tercatat 519.719 orang melonjak 16,6 persen dari angka 445.542 orang di periode yang sama tahun lalu.
Namun begitu, ada satu sektor yang justru menurun: kargo.
"Untuk trafik kargo periode 13 sampai 15 Maret, volumenya 5.804,6 ton atau turun 14,7 persen," kata Yudistiawan.
Sebelumnya, pada periode yang sama, angkanya mencapai 6.808,4 ton.
Artikel Terkait
Polri Terapkan Sistem Satu Arah Nasional untuk Puncak Arus Mudik 18 Maret
Menko Airlangga: Pariwisata Berpotensi Rugi Rp184,8 Miliar per Hari Akibat Konflik Global
Pelabuhan Sungai Selan Padat, Pengelola Tambah Armada untuk Antisipasi Lonjakan Pemudik
Roy Suryo Kaitkan Perubahan Sikap Rismon Soal Ijazah Jokowi dengan Supersemar