Dampak konflik di Timur Tengah ternyata tak hanya dirasakan di medan perang. Di Jakarta, gelombangnya sampai ke ruang rapat kabinet dan bahkan ruang sidang parlemen. Presiden Prabowo Subianto dikabarkan sedang mengkaji sebuah wacana yang cukup mengejutkan: memotong gaji para menteri dan anggota DPR.
Rencana penghematan ini, meski belum final, langsung mendapat respons. Partai Golkar, misalnya, menyatakan kesiapannya. Mereka tak sekadar setuju, tapi juga mengajak lebih banyak pihak untuk ikut serta.
“Kalau negara membutuhkan, kami siap dipotong gaji,” tegas Sekjen Partai Golkar, Sarmuji, saat berbincang dengan wartawan pada Senin lalu.
“Ini bukan cuma urusan penghematan anggaran. Lebih dari itu, ini bentuk kesediaan kita untuk peka terhadap kondisi yang sedang sulit,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Ragunan Siap Sambut Lonjakan Pengunjung Libur Lebaran, Buka H+1 Idulfitri
Ragunan Tutup Hari Pertama Lebaran, Targetkan 400 Ribu Pengunjung
Ganjil Genap Diberlakukan Ketat di 25 Ruas Jalan Jakarta Jelang Mudik Lebaran
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Berkedok Toko Pulsa dan Warung Sembako di Depok-Jaksel