Operasi tangkap tangan KPK di Cilacap ternyata menyita barang bukti dengan nilai yang cukup besar. Uang tunai yang berhasil diamankan tim penyidik disebut-sebut mencapai ratusan juta rupiah. Jumlah itu diungkapkan langsung oleh Jubir KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta, Sabtu lalu.
“Untuk uang tunai yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini sejumlah ratusan juta rupiah,”
ujar Budi, tanpa merinci angka pastinya.
Namun begitu, uang tunai bukan satu-satunya barang bukti yang disita. Menurut Budi, ada juga dokumen dan barang bukti elektronik yang turut diamankan. Semua barang bukti itu nantinya akan diteliti lebih lanjut oleh penyidik untuk mengungkap kasus ini.
“Untuk bukti lain yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini ada juga dokumen dan barang bukti elektronik. Ya tentu itu juga nanti akan dibuka diekstraksi untuk mendukung dalam penyidikan perkara ini,”
tambahnya.
Sebelum pengungkapan nilai barang bukti, KPK sebenarnya sudah lebih dulu menetapkan dua orang sebagai tersangka. Penetapan itu dilakukan setelah proses pemeriksaan intensif selama 1x24 jam, yang menurut mereka telah memenuhi unsur kecukupan alat bukti. Dua orang itu resmi berstatus tersangka dalam ekspose yang digelar pada Sabtu (14/3) siang.
Operasi di Cilacap ini kembali menunjukkan geliat KPK dalam memberantas korupsi di daerah. Meski detail perkara masih diselidiki, penyitaan ratusan juta rupiah dan barang bukti pendukung lain tentu menjadi titik awal yang signifikan.
Artikel Terkait
Kereta Bathara Kresna Terpaksa Berhenti di Solo karena Mobil Land Cruiser Parkir Terlalu Dekat Rel
Taksi Listrik Mogok Korsleting di Perlintasan, Picu Tabrakan Beruntun Kereta Api di Bekasi Timur
Pemerintah Siapkan Rp4 Triliun untuk Evaluasi Keselamatan Perkeretaapian Usai Kecelakaan di Bekasi Timur
TikTok Nonaktifkan 1,7 Juta Akun Anak, Komdigi Apresiasi Langkah Konkret