Kepala BGN Bantah Narasi Viral Soal Pembagian Dana MBG untuk Presiden, Sebut Itu Hoaks

- Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:00 WIB
Kepala BGN Bantah Narasi Viral Soal Pembagian Dana MBG untuk Presiden, Sebut Itu Hoaks

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, dengan tegas membantah narasi yang viral di media sosial dan aplikasi percakapan yang mengatasnamakan dirinya terkait pembagian dana program makan bergizi gratis (MBG) kepada presiden. Ia menyebut informasi tersebut sebagai hoaks atau kabar palsu yang tidak memiliki dasar kebenaran.

“Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan,” ujar Nanik kepada wartawan pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Dalam pernyataannya, Nanik menekankan bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan pernyataan serupa. Menurut dia, informasi itu merupakan bentuk disinformasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat dan memicu kegaduhan di ruang publik. Ia menduga ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang kerap mencatut nama pejabat publik untuk membangun narasi provokatif.

Oleh karena itu, Nanik mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. “Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang tidak jelas asal-usulnya karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” katanya.

Sementara itu, ia menegaskan bahwa pernyataan resmi lembaga hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi, baik melalui keterangan pers, situs resmi, maupun akun media sosial yang telah terverifikasi. Nanik mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ruang digital dengan mengedepankan fakta.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi. BGN akan terus fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat yang diberikan pemerintah,” tutup Nanik.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar