Polri Resmikan 16 Pusat Studi untuk Hadapi Tantangan Keamanan Kompleks

- Rabu, 11 Maret 2026 | 01:00 WIB
Polri Resmikan 16 Pusat Studi untuk Hadapi Tantangan Keamanan Kompleks

Yang menarik, gedung tempat pusat studi ini berkantor dinamai untuk menghormati Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo. Dedi menegaskan, ini bukan sekadar nama.

"Ini bentuk penghormatan. Juga pengingat bagi kita semua tentang kontribusi besar beliau," jelasnya.

"Dengan nama Soepomo, kami berharap semangat beliau sebagai founding father dan salah satu pendiri PTIK bisa mengilhami setiap personel Polri."

Pada intinya, pusat-pusat studi ini dirancang untuk jadi mesin inovasi. Pendekatannya interdisipliner, artinya kolaborasi dengan akademisi dan praktisi di luar kepolisian sangat diharapkan.

Dedi yakin, spesialisasi ini akan memperkuat kemampuan Polri. Terutama dalam menyikapi era digital dan dinamika sosial politik yang terus bergulir cepat.

"Ini tentang mempersiapkan diri," pungkasnya. Tantangan ke depan pasti makin berat, dan Polri berusaha tak ketinggalan.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar