Christhoper Natanael Raja
BOGOR – Suasana di kawasan Hambalang, Bogor, Minggu (8/3/2026) lalu, tampak sibuk. Dari siang hingga malam, kediaman Presiden Prabowo Subianto menjadi tempat digelarnya serangkaian rapat penting. Tak tanggung-tanggung, ada lima pertemuan berbeda yang melibatkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang memberikan keterangan menjelaskan, fokus pembicaraan adalah isu-isu strategis. Baik yang terjadi di dalam negeri, maupun perkembangan terkini di panggung global.
“Dalam beberapa rapat tersebut Presiden meminta pembaruan mengenai berbagai isu strategis di dalam dan luar negeri,” ujar Teddy, seperti dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet.
Nah, salah satu topik yang mengemuka adalah soal pendidikan. Presiden konon ingin update tentang progres pembangunan 10 kampus baru. Kampus-kampus ini dirancang khusus untuk mendalami bidang STEM sains, teknologi, teknik, matematika plus pendidikan kedokteran.
Tak cuma itu. Prabowo juga minta laporan soal upaya mendongkrak peringkat sejumlah PTN di kancah internasional. Kerja sama dengan universitas top dunia jadi salah satu poin yang digarisbawahi.
Di sisi lain, meja rapat juga diwarnai pembahasan situasi geopolitik. Presiden menyoroti dengan serius perkembangan terkini di Timur Tengah, yang dinilai punya pengaruh luas terhadap dinamika global.
Artikel Terkait
Longsor Sampah di Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Operasi SAR Dinyatakan Berakhir
BMKG Waspadakan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah Akibat Bibit Siklon Tropis
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Anggota Ombudsman Terkait Kasus Suap Minyak Goreng
Jadwal Salat dan Imsak Palembang untuk 20 Ramadan 1447 H