Situs megalitikum yang ditemukan warga di dalam wilayah Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) di Dongi-Dongi, Poso, Rabu, 4 Maret 2026. ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Lalu, berapa tepatnya usia batu ini? Ahli Arkeologi Sulawesi Tengah, Iksam Djorimi, memberikan perkiraannya.
"Perkiraan 1.000 tahun untuk usia megalit itu," katanya.
Dia lalu memaparkan peta persebaran situs serupa di wilayah itu. Rupanya, penyebarannya dimulai dari Lembah Behoa dan Bada di Poso, lalu merambat ke arah utara hingga ke Lembah Palu. Untuk situs di Behoa dan Bada sendiri, usianya bahkan diperkirakan lebih tua lagi, mencapai sekitar 2.000 tahun.
Jadi, temuan di Dongi-Dongi ini seperti potongan puzzle terbaru yang sayangnya nyaris hilang sebelum sempat dipelajari. Di satu sisi ada penemuan penting, di sisi lain ancaman perusakan justru datang lebih cepat.
Artikel Terkait
Valorant Gelar Event FTW Night Queue dengan Hadiah Eksklusif Mulai Maret 2026
Presiden Iran Kecam AS-Israel dalam Telepon dengan Putin, Desak Dukungan Internasional
Malut United Tantang PSM Makassar yang Terpuruk di BRI Liga 1
Kapolri Pimpin Aksi Tanam Jagung Nasional, Targetkan Produksi Hampir 2 Juta Ton