"Dari pemantauan kami di lapangan dan laporan dari daerah, stok secara keseluruhan relatif aman. Memang ada pengakuan kalau harga naik saat Ramadan, itu biasa. Tapi stok bahan seperti bawang dan cabai pun aman. Pasokan sempat berkurang, tapi belakangan ini sudah mulai meningkat lagi," jelasnya, Senin (2/3/2026).
Ia menambahkan, pemantauan harga sudah dilakukan jauh sebelum Ramadan oleh pemerintah daerah bersama instansi terkait. Tujuannya jelas: menjaga stabilitas dan kelancaran distribusi.
Di sisi lain, untuk meringankan beban masyarakat, DPKP berencana menggelar pasar murah pada 12 Maret mendatang. Langkah ini diharapkan bisa menekan inflasi dan memudahkan warga mendapatkan kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau.
Maulidinsyah juga berpesan. Ia mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak, tidak perlu menimbun atau membeli secara berlebihan. Pasokan, kata dia, benar-benar cukup untuk memenuhi kebutuhan sepanjang Ramadan hingga hari raya Idul Fitri.
Penulis: Anto | Editor: Redaksi TVRINews
Artikel Terkait
Perbasi Peringatkan Masyarakat Soal Maraknya Penipuan Atas Nama Organisasi
Gus Yahya Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, Desak Indonesia Ambil Peran Mediasi
Gempa Magnitudo 5,0 dan 5,1 Guncang Maluku Barat Daya dan Laut Banda, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Trump Buka Kemungkinan Kirim Pasukan Darat ke Iran Jika Terpilih Kembali