Di sisi lain, manfaatnya jelas lebih dari sekadar memecah kemacetan. Pembukaan seksi ini bertujuan meningkatkan konektivitas, sekaligus membuka akses lebih lebar ke sejumlah destinasi wisata andalan Banten. Wilayah Lebak dan sekitarnya jadi lebih terjangkau.
Bayangkan, perjalanan ke Pantai Sawarna yang memesona atau menyusuri kehidupan adat di Kampung Baduy akan lebih singkat. Begitu pula akses menuju Geopark Bayah Dome, bahkan lanjutan ke kawasan Tanjung Lesung dan pesisir selatan Banten lainnya.
Perusahaan sendiri mengklaim telah mempersiapkan segalanya. Mulai dari aspek keselamatan, kelengkapan rambu, hingga pengaturan operasional di lapangan. Mereka juga akan berkoordinasi penuh dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan semuanya berjalan mulus.
Dengan dibukanya Seksi 2 Rangkas-Cileles ini, harapannya aksesibilitas ke Banten selatan kian terbuka. Pengalaman mudik pun diharapkan lebih nyaman. Jalan Tol Serang-Panimbang sendiri merupakan bagian penting dari jaringan Tol Trans Jawa, menghubungkan Jakarta-Serang hingga Pandeglang.
Ke depannya, ini bukan cuma soal kenyamanan mudik. Lebih dari itu, infrastruktur ini diharapkan bisa jadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, khususnya untuk wilayah tengah dan selatan Banten yang punya segudang potensi.
Artikel Terkait
Kapolri Sorot Dampak Ekonomi dari Operasi Ketupat 2026
Metro TV Siarkan Program Ramadan dan Berita 24 Jam pada Selasa, 3 Maret 2026
Wakil Ketua MPR Peringatkan Ketegangan Selat Hormuz Ancam Stabilitas Harga Minyak Indonesia
Golkar Desak PBB Ambil Langkah Konkret Hentikan Perang di Timur Tengah