Torino akhirnya bisa tersenyum lebar di kandang sendiri. Di Stadion Olimpico, Turin, mereka menundukkan Lazio dengan skor telak 2-0 dalam laga pekan ke-27 Serie A, Minggu lalu. Kemenangan ini tentu saja jadi angin segar bagi pasukan Ivan Juric.
Dua nama yang jadi pahlawan kemenangan: Giovanni Simeone dan Duvan Zapata. Catatan resmi liga menunjuk mereka sebagai pencetak gol yang memastikan tiga poin penuh tetap di Turin.
Hasil positif ini langsung berdampak pada papan klasemen. Torino melompat ke posisi ke-14, mengumpulkan 30 poin. Mereka kini bernapas lebih lega, unggul enam angka dari garis merah degradasi. Situasi yang kontras dialami Lazio.
Kekalahan ini membuat catatan perjalanan mereka makin suram. Tertahan di posisi 10 dengan 34 poin, mimpi finis di empat besar nyaris pupus. Jarak mereka ke zona Liga Champions sudah menganga 16 poin. Pekerjaan rumah yang berat untuk Maurizio Sarri.
Jalannya pertandingan sendiri cukup menggambarkan dominasi tuan rumah. Torino langsung menekan sejak menit awal. Usaha itu terbayar di menit ke-21. Sebuah bola rebound berhasil disambar dengan cermat oleh Giovanni Simeone. Gawang Lazio bobol, 1-0.
Lazio berusaha membalas sebelum turun minum. Tekanan mereka ada, tapi kurang tajam. Hingga peluit istirahat berbunyi, keunggulan tipis Torino bertahan.
Memasuki babak kedua, situasi tak berubah. Malah, Torino semakin percaya diri. Di menit ke-53, umpan silang indah Rafael Obrador dari sisi sayap menemui kepala Duvan Zapata di kotak penalti. Sundulannya kuat, tak bisa dibendung. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan mutlak tuan rumah.
Terpojok dua gol, Lazio baru tampak bangkit. Mereka menciptakan beberapa peluang berbahaya. Fisayo Dele-Bashiru sempat melepaskan tembakan, tapi masih bisa dihalau barisan belakang Torino yang kompak.
Kesempatan emas lain datang dari sepak pojok. Sundulan keras Alessio Romagnoli mengarah ke sudut gawang, namun kiper Alberto Paleari dengan sigap menepisnya. Itulah momen terbaik Lazio, sayang tak termanfaatkan.
Sisa waktu pertandingan dihabiskan Lazio dengan menyerang, tapi tanpa hasil. Pertahanan Torino berdiri kokoh. Peluit panjang akhirnya menegaskan kemenangan 2-0 untuk Torino, sekaligus menutup pekan dengan kekecewaan bagi para pendukung Lazio.
Artikel Terkait
Karnaval Paskah Semarakkan Semarang, Kibarkan Bendera Raksasa dan Semangat Kebersamaan
Pertamina Patra Niaga Raih Empat Penghargaan Indonesia WOW Brand 2026
Presiden Prabowo Tandatangani Perpres Pengelolaan Kesehatan Terpadu
Kapolsek Cileungsi Menyamar Jadi Satpam dan Ustaz, 1.000 Butir Obat Keras Disita