Reaksi Iran pun datang keras. Mereka menyebut serangan ini sebagai pelanggaran kedaulatan yang tak bisa dimaafkan. Militer Iran langsung berjanji akan membalas. Dan janji itu tidak butuh waktu lama untuk ditepati.
Tak lama setelah serangan awal, giliran Iran yang melancarkan serangan balasan. Sasaran mereka adalah sejumlah pangkalan militer AS yang tersebar di kawasan Timur Tengah. Suasana tegang langsung merambat ke seluruh Teluk.
Akibatnya, rentetan ledakan berikutnya dilaporkan mengguncang beberapa negara sekutu AS. Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, hingga Kuwait semua merasakan getarannya. Hari Sabtu yang seharusnya tenang itu berubah menjadi mencekam, sebuah rangkaian aksi dan reaksi yang konsekuensinya masih mustahil diprediksi.
Artikel Terkait
MPR RI dan Liga Muslim Dunia Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan dan Pendidikan
Prabowo: Kebersamaan Imlek dan Ramadan Cerminkan Kekuatan Indonesia
Dua Korban Bacokan Saat Sahur Keliling Picu Aksi Pembakaran Rumah di Gresik
Menteri Agama Ajak Umat Muslim Gembleng Akhlak di Bulan Ramadan